Pemkot Banjarmasin Menyelenggarakan Kegiatan Acara Sunatan Massal

Pemkot Banjarmasin Menyelenggarakan Kegiatan Acara Sunatan Massal

 

 


BANJARMASIN-Liputan 4.com. Dalam rangka untuk memperingati Hari Anak Nasional, Pemerintah Kota Banjarmasin bekerjasama dengan Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kota Banjarmasisn dan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Banjarmasin menyelenggarakan acara sunatan massal.

Yang berlokasi di Aula Kayuh Baimbai, kegiatan yang bertemakan ‘Anak Terlindungi, Indonesia Maju’, yang diselenggarakan selama dua hari, yaitu dari tanggal 11-12 Juli 2022, dan diikuti oleh sekitar 300 anak.

Selain dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional yang jatuh pada tanggal 23 Juli 2022 mendatang, Walikota Banjarmasin H Ibnu Sina mengungkapkan, anak-anak saat ini sedang libur sekolah, maka ini adalah waktu yang tepat untuk mengadakan kegiatan acara sunatan massal.

“Ucapan terima kasih untuk TP-PKK dan Dinkes Kota Banjarmasin. Kegiatan ini dilaksanakan selama dua hari karena anak-anak kita ini kan sedang libur, jadi pas sekali ini waktunya. Mudah-mudahan ini menjadi kenang-kenangan seumur hidup lah karena bersunat ini kan merupakan sunah nabi,” ungkapnya, Senin (11/07/22) tadi.

Adapun teknik sunat yang digunakan dalam kegiatan sunatan massal ini adalah teknik sunat laser atau electrical cauter, dengan risiko pendarahan yang rendah.

Ibnu Sina berharap agar kegiatan ini dapat menjadi pendidikan bagk anak-anak untuk dapat menegakkan sunah Rasulullah SAW.

“Termasuk juga ini untuk mendidik karakter anak-anak kita, yaitu karakter pemberani dan juga taat pada orang tua,” tuturnya.

Diakuinya bahwa kegiatan sunatan massal ini cukup mendapatkan antusias yang cukup sangat tinggi dari masyarakat.

“Ini kalau tidak dibatasi pasti lebih dari 300, karena pengalaman tahun lalu chat pemberitahuan di WA menyebar ke mana-mana, sehingga membludak sampai kita harus menambah 100 lagi karena masih banyak anak-anaknya yang ingin disunat sementara kuota kita terbatas,” ucap Ibnu Sina.

Selain mendapatkan pelayanan sunatan, anak-anak yang mengikuti kegiatan sunatan massal ini juga mendapatkan bingkisan berupa tas, buku pelajaran, sarung, dan beberapa kebutuhan lainnya.

Fitri, warga Kelayan Tengah mengaku senang dengan diadakannya kegiatan sunatan massal karena menurutnya hal itu bisa membantu masyarakat yang kurang mampu.

“Kami senang dengan adanya sunatan massal ini, bisa membantu yang tidak mampu. Alhamdulillah, terima kasih banyak kepada Pak Ibnu Sina dan ibu-ibu TP-PKK yang sudah mengadakan dan mendukung acara sunatan massal ini.

Mudahan lebih baik lagi, lebih maju lagi, terkhusus bantuannya diadakan lebih banyak lagi,” tuturnya (Irwan L4).

Print Friendly, Pdf & Email