Pemdakab Bekasi Kerahkan Personel Gabungan dan Kirim Logistik Bantu Korban Gempa Cianjur

Pemdakab Bekasi Kerahkan Personel Gabungan Dan Kirim Logistik Bantu Korban Gempa Cianjur

Liputan4.com – Kabupaten Bekasi – Gempa Cianjur 5,6 Magnitudo tersebut berdampak kepada 12 kecamatan, sebanyak 6.570 rumah rusak ringan, 2.071 rusak sedang dan 12.641 rusak berat.

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyatakan total keseluruhan korban meninggal akibat bencana gempa Cianjur menjadi 272 korban jiwa. Data tersebut berdasarkan proses pencarian yang dilakukan oleh tim evakuasi yang dilaksanakan pada Kamis, 24 November 2022.


Melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bekasi mengirimkan personel gabungan serta dukungan logistik dan peralatan untuk membantu penanganan korban gempa bumi di Kabupaten Cianjur. Kamis, (24/11/2022)

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Bekasi, Muchlis mengatakan telah berupaya membantu korban gempa bumi di Cianjur dengan mengirimkan personel gabungan dari BPBD dan relawan ke lokasi bencana. Rabu malam

“Semalam kami sudah mengirimkan 5 orang BPBD dan 15 orang relawan untuk membantu penanganan korban gempa bumi di Cianjur. Kami juga mengirimkan dukungan logistik peralatan dan diantaranya truk angkutan, mobil recue satu unit, tenda besar 2 unit, sembako 50 dus, air mineral, masker dan alat-alat pendukung lainnya,” ungkapnya.

Muchlis menuturkan, saat ini terus berkoordinasi dengan Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops PB) BPBD Kabupaten Cianjur.

“Kami berupaya semaksimal mungkin untuk membantu BPBD Kabupaten Cianjur dalam penanganan korban gempa di sana. Kita akan terus berkoordinasi dengan personel yang ada di lokasi bencana,” ujarnya.

Muchlis juga mengajak masyarakat Kabupaten Bekasi untuk membantu para korban bencana alam gempa bumi Cianjur.

“Ya, jika sekiranya nanti ada bantuan, akan segera kami kirim ke lokasi bencana, dan tentunya disana sudah ada posko tingkat provinsi. Tentunya kami bergabung dengan rekan-rekan yang disana, sehingga bisa satu komando dalam proses pencarian korban” katanya.

Selain itu, BPBD Kabupaten Bekasi juga sudah memberikan arahan kepada aparatur desa maupun pemerintah kecamatan untuk memberikan himbauan kepada masyarakat Kabupaten Bekasi terkait kesiapsiagaan dasar dalam menghadapi bencana alam yang terjadi seperti di Kabupaten Cianjur.

“Kita sudah tingkatkan kesiapan bencana, baik di tingkat kecamatan maupun di tingkat desa. Dimana masing-masing tingkatan sudah dibentuk beberapa forum yaitu FPRB, Destana dan Katana untuk memberikan edukasi kepada masyarakat bagaimana cara melakukan deteksi mandiri jika terjadi bencana,” ungkapnya.

Sebagai salah satu perwakilan dari Pemdakab Bekasi, Muchlis menyampaikan bela sungkawa kepada masyarakat Kebupaten Cianjur yang menjadi korban bencana alam gempa bumi.

“Kami berduka cita atas korban yang meninggal maupun yang luka-luka. Mudah-mudahan masyarakat Cianjur bisa tabah dalam menghadapi cobaan ini dan semoga bencana ini bisa segera selesai, dan Kabupaten Cianjur bisa bangkit kembali,” ucapnya.

 

rdahmadsyarif