PASPARAWI XIII SE-TANAH PAPUA

Pembunuhan Juragan Emas Di Holtekamp Jayapura Merupakan Skenario Istri dan Selingkuhannya

Pewarta: Abdul Mutakim Topik: Hukum & Kriminal, Informasi Polisi, Papua
  • Bagikan
Pembunuhan Juragan Emas Di Holtekamp Jayapura Merupakan Skenario Istri dan Selingkuhannya
Istri dan Selingkuhannya (Pelaku) Pembunuh Sang Suami (Juragan Emas) || Dok/ Foto: Google || Penulis: Abdul Mutakim

Liputan4.com, JAYAPURA | Dihadapan penyidik (5/7) siang, Istri Nasaruddin akhirnya mengakuinya secara terbuka rencana pembunuhan terhadap suaminya yang terjadi pada Senin (28/6) malam sekitar pukul 21.30 WIT.

Kapolresta Jayapura Kota, Kombes Pol Gustav R. Urbinas mengungkapkan hasil interogasi VLH yang merupakan istri korban mengakui mengatahui pembunuhan yang dilakukan selingkuhannya MM terhadap suaminya Acik.

“VLH sudah mengakui, kalau dirinya mengatahui aksi pembunuhan itu,” ucap Kapolresta.

Kombes Pol. Gustav mengatakan bahwa sebelum mengahibis nyawa Nasruddin alias Acik, VLH dan MM telah berkomunikasi telebih dahulu, kedua tersangka sempat bertemu di Mall, sebelum VLH pulang bersama suaminya Acik.

“Dari pengakuan istri korban, pembunuhan sudah direncanakan keduanya sejak tiga bulan lalu, rencana pembunuhan sejak Febuari 2021 lalu. Aksi ketiga inilah baru berhasil menghabisi nyawa korban,” ungkapnya

Kapolresta menjelaskan skenario pembunuhan seakan-akan perampokan sudah diatur keduanya.

“VLH  sudah mengarang sejak awal, dimana akting seakan perampokan sudah diatur, mulai dari perampasan tas yang ditentukan oleh pelaku dan istri korban,” ucapnya.

Selain itu, Kapolresta menjelaskan juga bahwa modus pelaku menghadang korban dengan cara mengaku sebagai polisi dan diduga mobil membawa narkotika jenis ganja sehingga korban turun dan selanjutnya pelaku langsung menghabisi nyawa korban dengan beberapa tusukan.

Kapolresta pun menambahkan, VLH akan menjalani pemeriksaan dan akan ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus pembunuhan berencana yang mana nantinya VLH akan disangkakan pasal 340 KUHP junto pasal 55 dan 56 KUHP dengan ancaman 20 tahun penjara. (Akim)

Print Friendly, PDF & Email
  • Bagikan