Pembatalan Pembelian Tiga Sedan Mewah Lexus Untuk Tiga Wakil Ketua DPRD Kalsel Diapresiasi LSM.

2020 11 20 13.48.31

Liputan 4.com – Banjarmasin.

AKTIVIS Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) tergabung dalam Forum Rakyat Peduli Bangsa dan Negara (Forpeban) Kalimantan Selatan bersama Ikatan Putra Putri Indonesia (IPPI) Kalsel menyampaikan apresiasi atas pembatalan rencana pembelian tiga unit mobil dinas senilai Rp 5,4 miliar untuk tiga Wakil Ketua DPRD Kalsel.

Apresiasi tersebut mereka sampaikan langsung melalui aksi demo damai di depan Gedung DPRD Kalsel di Jalan Lambung Mangkurat, Banjarmasin, Kamis (19/11/2020).

Koordinator aksi yang juga Ketua Forpeban Kalsel Din Jaya mengatakan kedatangan pihaknya ke rumah rakyat Kalsel ini dalam rangka menyampaikan aspirasi masyarakat terkait pengadaan mobil dinas merek Lexus untuk tiga Wakil Ketua DPRD Kalsel, yang harga per unitnya Rp1,8 miliar.

“Alhamdulillah aspirasi kami pada hari ini diterima DPRD Kalsel,” ucap Din Jaya saat orasi.

Din Jaya juga mengapresiasi DPRD Kalsel yang telah membatalkan pengadaan mobil dinas untuk tiga Wakil Ketua DPRD Kalsel dengan total anggaran Rp 5,4 miliar.

“Jadi tidak ada lagi anggaran pengadaan mobil dinas untuk tiga Wakil Ketua DPRD Kalsel dengan harga tersebut,” kata dia.

Kedatangan massa Forpeban dan IPPI itu diterima perwakilan anggota dewan. Waki Ketua Komisi III DPRD Kalsel, HM Rosehan Noor Bahri, yang menemui massa mengatakan, terima kasih atas sikap mereka yang terus mengawasi dan memantau segala aktivitas wakil rakyat.

“Silahkan datang dan sampaikan kepada kami, apabila ada kebijakan yang berhubungan dengan uang negara,” ucap Rosehan.

Politisi PDI Perjuangan ini menjelaskan pengadaan mobil dinas merek Lexus Jenis SUV tipe RX 300 Sport untuk tiga Wakil Ketua DPRD Kalsel, beberapa waktu yang lalu sudah dibahas dan diperoleh keputusan untuk dibatalkan.

“Pimpinan rapat DPRD Kalsel mengambil kebijakan tegas, pengadaan mobil dinas untuk tiga Wakil Ketua DPRD Kalsel dengan harga per unit Rp1,8 miliar ditiadakan,” cetusnya.

Mantan Wakil Gubernur Kalsel ini juga meminta kepada massa untuk selalu mengawasi segala kebijakan wakil rakyat dan tidak sungkan untuk melaporkannya. “Silahkan datang laporkan, kami tidak akan lari,” sebutnya.

Namun diingatkan Rosehan, apabila ingin melaporkan, jangan mengundang massa yang berlebihan, mengingat saat ini masih suasana pandemi Covid-19, agar tidak terjadi penyebaran virus berbahaya tersebut.(Liputan 4.com)

Print Friendly, PDF & Email

Leave a Reply