Peduli Sosial Ormas Badak Banten DPC Bayah Ajak Pejabat dan Masyarakat Lelang Utang Sisa Pembangunan

Liputan4.Com -LEBAK – Bayah 19/10/2020 Kisah Keluarga miskin Tanto warga Desa Bayah barat kecamatan Bayah kabupaten Lebak -Banten yang mempunyai 4 orang anak, yang semula tinggal di tenda dan di pindahkan, dibuatkan sebuah rumah yang di bangun dari hasil donasi yang di kumpulkan oleh respek peduli Lebak, masih menyisakan tunggakan bukan karena tak ada uang tapi kurangnya rasa peduli akan lingkungan sekitar, komitmen awal pembangunan Tampa upah/ HOK dan di janjikan semen 1 ton oleh pegawai perusahan semen merah putih,

Namun kenyataan janji yang di ucapkan tak terealisasikan, bukan cuma hanya di ucapkan kepedulian sebuah perusahaan besar pun yang ada tak terbukti sampai sekarang cuma PHP doang, inilah kronologis awal dari pembanguna rumah pak tanto

BON MATERIAL KAMI MASIH 12 JUTA RUPIAH

Delim Humairo Kusnady mengatakan Setahun lalu, kami bertemu satu keluarga di Kampunh. Jogjogan desa Darmasari Bayah Lebak yang tinggal di tenda usang pinggir pantai, sudah lebih 4 tahun lamanya. Mereka mengisi tenda tersebut, Ada seorang ayah dan 5 anak yang 4 anaknya diantaranya masih anak-anak, dua bahkan masih balita. Kondisinya? Subhallah… Mereka kontras dengan kondisi gemerlapnya Bayah. Tutur delima

Progres kami rancang, mereka sebatang kara, kepala keluarga disini tak ada sanak saudara dan berasal dari Jawa Tengah, sempat kami tawarkan memulangkan mereka dengan travel jika mau, namun pak Tanto menolak karena ia tak mau keluarga disana tahu kondisinya saat ini. Ia yang menikah dengan orang Bayah sehingga memiliki beberapa anak, kemudian mereka bercerai dan semua anak ikut dengan dirinya. Jika direlokasi ke kontrakan, bagaimana sekian bulan atau tahun kedepan, jika menumpang orang juga demikian, akan timbul masalah demi masalah baru. Maka kami bismillah carikan tanah dan dibeli dengan status hak milik seumur hidup buat mereka. Alhamdulillah, kami mendapatkan tanah di bawah jembatan dua Bayah senilai 15 juta rupiah.

Delima menjelaskan Kami rapat bersama beberapa tokoh masyarakat, hadir disana Kepala Desa, unsur BPD, Babinsa dll. Kami sampaikan bahwa kami hanya bisa bantu material, tidak ada biaya kerja karena harus gotongroyong. Dan saat itu kami juga buat proposal permohonan bantuan ditandatangani kepala desa dan camat. Ada juga kami di janjikan akan diberikan sumbangan semen minimal 1 ton dari perusahaan besar PT Cemindo Gemilang. Maka di Rab yang kami buat tidak dicantumkan pembelian semen.

Pelaksanaan banyak yang melenceng dari kesepakatan awal. Boro-boro 1 ton semen, satu sendokpun kami tidak diberikan bantuan, tak ada juga pihak setempat yang membantu memediasi atau lainnya. Gotongroyong juga tak ada, sehingga pengerjaan akhirnya dilakukan dengan tukang berbayar, sehingga dana hasil galangdana yang rencananya hanya belanja material akhirnya terserap untuk biaya kerja dan beli semen.

Lanjut Delima Rumah itu terlalu mewah? Yaa, karena kami dijanjikan semen maka kami beli bata merah, kalo tahu bakal begini kami pasti menyesuaikan dengan hebel atau rancang setengah badan. Sejak itupun kami masih upaya komunikasikan ini dengan para pihak disana. Hanya saja setiap pertemuan dan percakapan kemudian tak ada lagi kelanjutan, telpon/sms sudah tidak direspon, ditemui untuk bicara juga beralasan sibuk semua. Terakhir kami mencoba upaya masuk kembali, matang diskusi dan nota sudah juga diambil copinya, namun ternyata sama juga, hanya dapat kata-kata tanpa support atau bantuan apa-apa.

Dan alhamdulilllah, kemarin kami sudah membuat sebuah keputusan baru, dengan membawa uang 1 juta rupiah dan BPKB motor pribadi sebagai jaminan, maka kami memulai lagi upaya penyelesaian tanpa harus riuh. Kami terbuka buat yang siap membantu silahkan langsung ke toko matrial Sumber Laris Bayah. Bagi yang mau membantu disilahkan, tidak ada penekanan itu harus pejabat, harus kades, harus pengusaha, harus ormas atau siapapun, siapapun yang hatinya tergerak untuk itu, salam hormat dari kami. Jikapun tidak ada, mohon doanya kami akan tetap galangdana kardusan untuk menyicil beban utang ini.

Tak ada yang kami sesali pada pembantuan manapun, tak ada yang kami keluhkan atas sikap siapapun, tak ada rasa benci kami pada pihak manapun. Rizki Allah tidak akan salah alamat, begitupun rizki pak Tanto dan anak-anaknya. Kami dengan bahagia menghadapi dan melakukannya, salam cinta. Pungas delima

Hasan Sadeli mengatakan Ormas Badak Banten DPC Bayah lakukan Lelang untuk bayar hutang sisa pembanguan rumah pak tanto, saya berharap warga Bayah baik pejabat pengusaha mari bersama kita selesaikan mari kita bergotong royong dan ikut peduli akan lingkungan sekitar, semoga rejeki yang kita keluarkan di ganti berlipat oleh Allah SWT.

Untuk inpo donasi bantuan silahkan konpirmasi ke no di bawah ini, dan hasil dari lelang ini akan kami umumkan Lagai dimedia online dan FB. Bisa transper atau hubungi no di bawah ini.

More info: IG respek_peduli_lebak
WA 082112379146
WA.081219340720. BB DPC Bayah
(Citonk)

Leave a Reply