“Pasien yang masih harus dirawat di RS Sultan Suriansyah saat ini tinggal satu orang,” kata Kepala Dinas Kesehatan Kota Banjarmasin Machli Riyadi di Banjarmasin, Sabtu.

RS Sultan Suriansyah merupakan rumah sakit milik Pemerintah Kota Banjarmasin yang menjadi rujukan dalam penanganan pasien COVID-19 di Ibu Kota Provinsi Kalimantan Selatan selain RSUD Ulin Banjarmasin dan RSUD Ansari Saleh.

Machli mengatakan bahwa dalam beberapa hari terakhir kasus COVID-19 di Kota Banjarmasin menurun, demikian juga dengan jumlah pasien COVID-19 yang menjalani perawatan di rumah sakit.

“Semoga saja tidak ada lonjakan usai Lebaran ini,” katanya.

Kendati demikian, ia mengatakan, rumah sakit tetap disiagakan untuk menghadapi kemungkinan terjadi peningkatan kasus penularan COVID-19 setelah libur Lebaran.

Machli menekankan pentingnya disiplin warga menjalankan protokol kesehatan untuk mencegah terjadinya peningkatan kasus penularan COVID-19 selama dan setelah libur Lebaran.

Di Kota Banjarmasin, menurut data Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Selatan, hingga 14 Mei 2021 seluruhnya ada 9.020 orang yang terserang COVID-19 dengan jumlah penderita yang sudah sembuh sebanyak 8.650 orang dan jumlah penderita yang meninggal dunia sebanyak 200 orang.(Indra).