LIPUTAN4.COM, BANDUNG – Pelantikan Panitia Pemilihan Kepala Desa Antar Waktu (PAW) Desa Waluya Tahun 2026 berlangsung khidmat dan penuh komitmen di Aula Kantor Desa Waluya, Kecamatan Cicalengka, Kabupaten Bandung, Jumat (27/2/2026).
Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam memastikan proses demokrasi desa berjalan jujur, adil, dan sesuai regulasi yang berlaku.
Acara tersebut dihadiri unsur Forkopimcam Cicalengka, LPM Desa, para Ketua RW, Kader PKK, tokoh masyarakat, tokoh agama, Karang Taruna Desa Waluya, serta masyarakat lainnya yang turut menyaksikan prosesi pelantikan.
Suasana aula tampak cukup penuh. Para panitia yang dilantik berdiri berjejer didepan menggunakan seragam kemeja putih dengan penuh khidmat saat pengambilan sumpah jabatan. Prosesi berlangsung tertib, disaksikan langsung unsur Forkopimcam sebagai bentuk komitmen bersama dalam mengawal demokrasi tingkat desa.
Ketua BPD Desa Waluya, Suhar Mudyono, dalam pernyataannya menegaskan bahwa panitia yang telah dilantik harus bekerja profesional, transparan, dan tidak keluar dari koridor hukum.
“Panitia harus bisa menjalankan tugasnya dengan amanah dan sesuai aturan yang berlaku. Jangan sampai ada pelanggaran administrasi maupun substansi yang dapat mencederai proses demokrasi di Desa Waluya,” tegasnya.
Ia juga mengingatkan agar seluruh tahapan mulai dari penjaringan bakal calon, verifikasi, penetapan calon, hingga hari pemilihan dilaksanakan sesuai regulasi.
Sementara itu, Penjabat Kepala Desa Waluya, Kang Jo, menyampaikan ucapan selamat kepada panitia yang telah resmi dilantik.
“Saya ucapkan selamat kepada seluruh panitia yang hari ini sudah dilantik. Semoga bisa menjalankan tugas sesuai regulasi yang ada dan tetap menjaga netralitas,” ujarnya.
Ia mengingatkan agar panitia tidak terpengaruh tekanan maupun intervensi dari pihak luar yang berpotensi mengganggu jalannya proses demokrasi.
“Jangan goyang oleh tekanan dan intervensi pihak luar. Pegang teguh aturan. Desa ini butuh pemimpin yang lahir dari proses yang bersih dan bermartabat,” tegas Kang Jo.
Selain itu, ia juga mengimbau masyarakat agar tetap menjaga kondusivitas serta kesehatan menjelang hari pelaksanaan pemilihan.
“Kami berharap seluruh warga desa tetap diberikan kesehatan hingga hari pelaksanaan pemilihan nanti, sehingga pesta demokrasi ini berjalan lancar tanpa hambatan,” katanya.
Dalam kesempatan tersebut, Danramil Cicalengka, Kapten Inf Sumarna Chaerul, mewakili Forkopimcam Cicalengka memberikan penekanan khusus terkait pentingnya menjaga stabilitas keamanan selama tahapan PAW berlangsung.
“Ini tugas yang mulia sekaligus berat. Panitia harus mampu menghasilkan calon yang benar-benar pilihan rakyat dan menjalankan seluruh tahapan sesuai regulasi,” ujarnya.
Ia menyebut, dalam setiap proses demokrasi selalu ada hambatan, tantangan, dan peluang yang harus dikelola dengan bijak.
“Dari sisi hambatan, biasanya muncul gesekan kepentingan dan perbedaan pilihan. Tantangannya adalah bagaimana panitia tetap netral dan profesional. Namun peluangnya besar, yakni melahirkan pemimpin yang benar-benar mewakili aspirasi masyarakat,” jelasnya.
Danramil juga menegaskan bahwa pihaknya, baik diminta maupun tidak, akan tetap melakukan pemantauan setiap tahapan kegiatan.
“Kami akan memantau setiap pelaksanaan semua tahapan agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Ini bukan bentuk intervensi, tetapi bagian dari tanggung jawab menjaga kondusivitas wilayah,” tegas Kapten Inf Sumarna Chaerul.
Ia pun mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menciptakan suasana damai dan menjunjung tinggi nilai persaudaraan.
“Pilih calon yang benar-benar mewakili dan amanah. Jangan sampai demokrasi desa ternodai oleh kepentingan sesaat,” pungkasnya.
Pelantikan panitia ini menjadi langkah awal dimulainya seluruh rangkaian tahapan Pemilihan Kepala Desa Antar Waktu Desa Waluya Tahun 2026.
Harapannya, proses ini mampu melahirkan pemimpin desa yang kredibel, amanah, serta mampu membawa Desa Waluya menuju kemajuan yang lebih baik. (Akuy)












