Pandemi Covid-19, Kios Dan Lapak Dadakan Di Banjarmasin Kian Menjamur

Reporter: Irwan Saputra Topik: Ekonomi & Bisnis, Kalimantan Selatan
  • Bagikan
Pandemi Covid-19, Kios Dan Lapak Dadakan Di Banjarmasin Kian Menjamur

 

Liputan 4.com – Banjarmasin.

SITUASI sulit Pandemi Covid-19 bikin sejumlah orang malah kreatif menghasilkan lembaran rupiah. Di Kota Banjarmasin, kios bahkan lapak dadakan bermunculan sebagai penanda bahwa warga tak habis akal untuk bertahan hidup.

ADIT, misalnya. Mantan pegawai jasa pengiriman barang di salah satu perusahaan di Batulicin, Tanah Bumbu, sekarang banting setir jadi pedagang es cappuccino cincau di bilangan Jalan Teluk Tiram, Kecamatan Banjarmasin Barat.

Ia mengaku harus beralih pekerjaan menjadi pedagang lantaran perusahaannya memutuskan PHK besar di tengah Pandemi Covid-19.


“Sudah enam bulan kalau jualan Cappuccino Cincau. Syukur alhamadulillah cukuplah sehari bisa untung 50 sampai 100 ribu,” kata Adit.

Bernasib sama seperti Adit, Ayu Indah Sari, warga Teluk Dalam, juga harus putar otak untuk membantu suaminya bekerja dengan membuka usaha kecil-kecilan aksesoris handphone.

Ia hanya menjaja dagangannya lewat Whatsapp dan Facebook. Bermodal medsos tanpa toko, ia mampu meraup pendapatan sekitar Rp 100 ribu dalam seharinya.

“Yang penting sekarang harus pintar-pintar cari peluang. Dan yang penting cari uang yang halal,” tandasnya. (Gt.Irwan S).

Print Friendly, Pdf & Email
  • Bagikan