Pamit Kekalianda Janda Muda Bersama Anaknya Warga Candipuro Sampai Saat Ini Belum Pulang

Sri Widodo - Lampung, Peristiwa
  • Bagikan
Pamit Kekalianda Janda Muda Bersama Anaknya Warga Candipuro Sampai Saat Ini Belum Pulang

Liputan4 com. Candipuro, Lampung Selatan

Seorang Ibu Rumah Tangga (IRT) bernama Vera Safitri Binti Muhiban bersama anaknya Anisa Shezan Banafsa Binti Abdul Aziz , warga dusun Pulo Gareng desa Rawa Selapan kecamatan Candipuro Kabupaten Lampung Selatan (Lamsel), telah pergi meninggalkan rumah sejak, Rabu tanggal 19 Mei 202, kemaren.

Pamit Kekalianda Janda Muda Bersama Anaknya Warga Candipuro Sampai Saat Ini Belum Pulang

Muhiban (56) tahun selaku orang tua Vera Safitri, Lantas melaporkan atas kehilangan Putri Kandung bersama cucunya Anisa shezan banafsa tersebut ke Maposek Candipuro, sekitar pukul 22:00 Wib, pada Sabtu malam tanggal 22 Mei 2021,

Diketahui Vera Safitri
(anak kandung muhiban) yang keseharian sebagai ibu rumah tangga, pergi dari rumah bersama anaknya Anisa shezan banafsa.

Pada saat itu hari Rabu tanggal 19 Mei 2921, sekitar Pukul 07: 00 Wib, Vera Safitri bersama anaknya berpamitan kepada orang tuanya, untuk pergi ke kecamatan Kalianda, dengan menggunakan kendaraan roda dua merk Honda beat, warna putih, dengan Nomor Polisi Nopol BE 4441 OJ.

Pamit Kekalianda Janda Muda Bersama Anaknya Warga Candipuro Sampai Saat Ini Belum Pulang

Namun sampai hari ini tidak ada kabar berita akan keberadaannya dan tidak juga kunjung pulang.

Sekitar pukul 12:00 Wib, Pihak SPK Polsek Candipuro telah menerima laporan Muhibah selaku Orang Tua Vera Safitri, sabtu 22 Mei 2021, dqn segera dilakukan penyidikan dilapangan.

Dari hasil penyelidikan tersebut, Rabu 19 mei 2021, sekitar pukul 07:30 Wib, didapati infirmasi, bahwa Vera Safitri menitipkan kendaraan roda dua miliknya kepada ibu Rina warga desa Rawa Selapan kecamatan Candipuro dengan alasan beliau akan pergi menuju ke rumah temannya di kecamatan Kalianda Lamsel.

Namun kemudian pada hari Jum’at tanggal 20 Mei 2021 Pukul 15: 00 Wib, ibu Rina tersebut menerima pesan singkat melalui inbox (Messenger) dari akun Faceebook bernama Muhamad Indra wijhaya, dengan berkata “mba Amer seurunge sampeannkan kenal Karo bibiku,tolong omongke bibiku,nek motor ku enek gone sampean Yoo,suwun mba” yang artinya (Mbak Amer sebelumnya anda kenal dengan tante saya tolong bilangin kalau motor saya ada di tempat anda).

Selanjutnya ibu Rina membalas dengan perkataan “Iki Vera Tah ” ( Ini Vera tah ), namun tidak ada balasan dari akun FB tersebut.

Di ketahui Vera Safitri yang bersetatus seorang janda beranak satu dari pernikahan beliau bersama Abdul Azis (Mantan Suami) warga Tanjung Ratu kecamatan Ketibung, dalam laporan di Mapolsek Candipuro ,mantan suami Vera Syafitri, mendampingi mantan mertuanya bapak Muhiban, dan dari keterangan pihak keluarga besar Muhiban, beliau selaku orang tua, tidak pernah mempunyai permasalahan dengan anaknya Vera Safitri, maupun keluarga yang lain.

Dan dari keterangan keluarga, mau pun Abdul Azis (mantan suami Vera Safitri) ,dugaan sementara Vera Safitri pergi dengan sesseorang laki laki yang mempunyai akun Faceebook Muhamad Indra Wijaya , dengan alamat di akun FB tersebut, kabupaten karawang.

Vera Safitri mengenal akun tersebut melalui jejaring Sosial media (Sosmed) dan dalam hal tersebut telah di tangani pihak berwajib Kepolisian Sektor Candipuro.( Sriwi/ Han)

Bagaimana Reaksi Anda?
Suka
2
Suka
Waww
0
Waww
Haha
6
Haha
Sedih
3
Sedih
Lelah
3
Lelah
Marah
2
Marah
  • Bagikan
LIPUTAN4.COM Kami ingin menunjukkan kepada Anda pemberitahuan untuk berita dan pembaruan terbaru.
Dismiss
Allow Notifications