Orang dalam gangguan jiwa (ODGJ) dapat menyalurkan kreativitasnya di kampung tangguh Desa Bacem kecamatan Ponggok kabupaten Blitar.

Orang Dalam Gangguan Jiwa (Odgj) Dapat Menyalurkan Kreativitasnya Di Kampung Tangguh Desa Bacem Kecamatan Ponggok Kabupaten Blitar.

Blitar, Jawa Timur , Liputan4.com – Kapolres Blitar kota AKBP Leonard M Sinambela yang di dampingi oleh Muspika kecamatan Ponggok meninjau pelaksanaan program kampung tangguh di Desa Bacem, Kecamatan Ponggok Kabupaten Blitar pada kamis (18/06/2020).

Leo, sapaan akrab Kapolres Blitar kota itu mengatakan, kunjungnnya merupakan yang ke tiga kalinya di Desa Bacem, Kecamatan Ponggok Kabupaten Blitar.


AKBP Leonard M Sinambela sedang berinteraksi dengan warga ODGJ yang sedang melukis (18/06/2020).

 

” Setelah di gulirrnya konsep Kampung tangguh beberapa waktu lalu, ini merupakan kunjungan yang ke tiga kalinya, khusus Desa Bacem ini sudah melakukan aktivitas kampung tangguh secara baik.” Ujar Leonard M Sinambela kepada wartawan (18/06/2020).

Konsep Kampung tangguh tebagi dalam tiga bidang yaitu kesehatan, sosial ekonomi dan keamanan.

AKB Leonard M Sinambela menambahkan, Yang spesifik dan berkembang di Desa Bacem adalah kegiatan atau aktivitas bidang kesehatan, dimana sudah melakukan perawatan dan observasi terhadap Masyarakat yang masuk dalam kategori Orang dalam gangguan jiwa (ODGJ). AKBP Leonard M Sinambela meninjau hasil lukisan warga ODGJ yang ada di kampung tangguh Desa Bacem kecamatan Ponggok kabupaten Blitar (18/06/2020).

 

” Jadi Masing-masing warga ODGJ benar-benar dapat menyalurkan kemampuannya, seperti melukis kemudian di aplikasikan pada pakaian, mudah-mudahan penguatan secara sosiologis dapat mengurangi rasio ODGJ di Desa Bacem.” Tambahnya

Leo mengapresiasi kegiatan di kampung tangguh dan menghimbau agar masyarakat tetap menjaga protokol kesehatan di tengah pandemi Covid 19.

Harapannya agar Kabupaten Blitar dapat menyumbang prestasi untuk menurunkan greatnya dari zona orange ke kuning, dan kuning ke hijau melalui Kampung tangguh.*