News  

NESTAPA PULUHAN RUMAH MASYARAKAT MISKIN DI KP. LEBAK GEDE DESA SINDANGGALIH KECAMATAN CIMANGGUNG KABUPATEN SUMEDANG

Kab.Sumedang-liputan4.com//
Di Kp. Lebak Gede RW 11 Desa Sindanggalih Kecamatan Cimanggung Kabupaten Sumedang masih ada sekitar 25 rumah tidak layak huni yang perlu mendapat perhatian serius dari Pemerintah Desa dan Kabupaten, Selasa (21/01/2020).

Rumah memiliki fungsi yang sangat besar bagi individu dan keluarga tidak saja mencakup aspek fisik, tetapi juga mental dan sosial. Untuk menunjang fungsi rumah sebagai tempat tinggal yang layak maka harus memenuhi beberapa aspek, seperti :
1. Aspek fisik yaitu aman sebagai tempat berlindung.
2. Aspek mental yaitu memenuhi rasa kenyamanan
3. Aspek sosial yaitu dapat menjaga privasi setiap anggota keluarga, menjadi media bagi pelaksanaan bimbingan dan pendidikan keluarga.


Pada kenyataannya, untuk mewujudkan rumah layak huni yang memenuhi persyaratan tersebut bukanlah hal yang mudah. Ketidakberdayaan masyarakat memenuhi kebutuhan rumah yang layak huni berbanding lurus dengan pendapatan. Belum lagi persoalan sarana prasarana lingkungan yang masih sangat minim dapat menyebabkan masalah sosial dan kesehatan.

Foto : Kondisi rumah salah seorang warga rw 11 Desa Sindanggalih ( tampak belakang). 21/01/2020

Seperti halnya yang terjadi di Kp. Lebak Gede RW 11 Desa Sindanggalih Kecamatan Cimanggung Kabupaten Sumedang, ada sekitar 25 rumah tidak layak huni yang saat ini kondisinya saat mengkhawatirkan.
Hasil pantauan awak media liputan4.com ke 25 rumah tersebut diantaranya : 1. Rumah Wiwin, 2. Rumah Yayah, 3. Rumah Nenah, 4. Rumah Acih, 5. Rumah Atik, 6. Rumah Ayub, 7. Rumah Cinot, 8. Rumah Ipo, 9. Rumah Idoh, 10. Rumah Dedeh, 11. Rumah Odah, 12. Rumah Ade kurnia, 13. Rumah Juju, 14. Rumah Nanang, 15. Rumah Epon, 16. Rumah Entin, 17. Rumah Omah, 18. Rumah Ai Rosita, 19. Rumah Yanti, 20. Rumah Engkar, 21. Rumah Dikin, 22. Rumah Emeh, 23. Rumah Ener Nurhayati, 24. Rumah Dede, dan 25. Rumah Cucu.
Total rumah tidak layak huni di Desa Sindanggalih masih ada kurang lebih 150 rumah tidak layak huni yang tersebar di 15 RW. Ditambah kondisi sarana prasarana lingkungan masyarakat masih sangat minim.

KULIAH GRATIS BEASISWA

Jaelani tokoh pemuda di RW 11 Desa Sindanggalih menuturkan, ” Saat ini di Kp. Lebak Gede Desa Sindanggalih angka kemiskinan masih sangat tinggi dan terus meningkat. Banyak masyarakat miskin dan para jompo yang rumahnya tidak layak huni belum tersentuh bantuan baik dari pemerintahan Desa Sindanggalih Maupun pihak Kabupaten Sumedang, padahal kondisi masyarakat yang sebagian besar buruh sangat menanti uluran tangan Pemerintah.

” Untuk itu saya berharap Pemerintah Desa, Pemerintah Kabupaten, Provinsi maupun Pusat segera turun tangan membantu masyarakat Kp. Lebak Gede terutama masalah rumah tidak layak huni dan segera meningkatkan pembangunan sarana infrastruktur yang ada di kampung kami, ” tutur Jaelani.

” Pemerintah Desa Sindanggalih kurang ada perhatiannya kepada masyarakat Kp. Lebak Gede RW 11, dimana sampai saat ini baik itu Kepala Desa maupun Sekdesnya tidak pernah turun ke lapangan melihat kondisi masyarakat Kp. Lebak Gede, ” lanjut Jaelani.

Permasalahan Rumah Tidak Layak Huni yang dimiliki masyarakat miskin harus menjadi kepedulian semua pihak. Penanganan masalah tersebut diharapkan harus terus ditingkatkan dengan melibatkan seluruh stakeholder baik pemerintah pusat maupun daerah, dunia usaha, masyarakat,dan terutama Pemerintah Desa. Dimana harusnya Pemerintah Desa Sindang Galih lebih memperhatikan kondisi yang ada di masyarakatnya, jangan hanya mendata saja.

Salah seorang masyarakat Kp. Lebak Gede ( tidak mau di sebutkan namanya) mengatakan, ” Kami sudah bosan dengan pendataan yang dilakukan pihak Pemerintah Desa, karena sering kami di data dan rumah kami di foto-foto tapi realisasinya tidak pernah ada,” katanya.

Begitu ironis dengan kemampuan keuangan Desa saat ini, sudah sepatutnya di masyarakat tidak ada lagi permasalahan rumah tidak layak huni. ” Masyarakat perlu karya nyata bukan hanya retorika saja “…( kuswandi )