Naproni ST M.Kom : Perlu Dikaji Ulang Pembatas Jalan di Kota Baturaja, Selain Membuat Macet Juga Timbulkan Laka Lantas Meninggal Dunia

Agus Maulana - Peristiwa
  • Bagikan
Naproni ST M.Kom : Perlu Dikaji Ulang Pembatas Jalan di Kota Baturaja, Selain Membuat Macet Juga Timbulkan Laka Lantas Meninggal Dunia

Liputan4.com.Sumatera Selatan – Baturaja, Viralnya pemberitaan tentang keberadaan pembatas jalan atau separator yang dibangun di jalan Jenderal Ahmad Yani kota Baturaja Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Sumatera Selatan, selain mendapat respon oleh masyarakat Kabupaten Oku juga direspon oleh salah satu Anggota DPRD kabupaten OKU Komisi 2 dari Partai PKS Naproni ST M.Kom

Naproni ST M.Kom : Perlu Dikaji Ulang Pembatas Jalan di Kota Baturaja, Selain Membuat Macet Juga Timbulkan Laka Lantas Meninggal Dunia

Dari sejak dibangunnya dan keberadaan pembatas jalan tersebut, selain memicu kemacetan disaat jam sibuk juga sudah banyak menimbulkan laka lantas baik motor dan mobil yang menabrak pembatas jalan tersebut, bahkan dalam minggu ini awak media Liputan 4 com mendapatkan informasi video yang beredar di masyarakat OKU tentang adanya korban laka lantas yang meninggal dunia ditempat, karena stang motor tersenggol dinding pembatas jalan, hingga pengemudi motor hilang kendali, lokasi kejadian tepatnya didepan mall Ramayana, hingga berita ini diterbitkan awak media sedang menelusuri keberadaan korban.

Naproni ST M.Kom : Perlu Dikaji Ulang Pembatas Jalan di Kota Baturaja, Selain Membuat Macet Juga Timbulkan Laka Lantas Meninggal Dunia

Naproni ST. M.Kom salah satu anggota komisi 2 DPRD kabupaten OKU dari Partai PKS angkat bicara tentang pembatas jalan yang telah memakan korban jiwa tersebut, saat diwawancarai Awak media Liputan 4 com, Selasa ( 27/04/2021 ) mengatakan, ” kalau pendapat saya, dari respon dan tanggapan masyarakat baik secara langsung ataupun di medsos maka saya simpulkan keberadaan pembatas jalan tersebut perlu di kaji ulang, apakah pembangunan Pembatas jalan tersebut sudah memenuhi standar aturan agar tidak menjadi polemik di masyarakat, ‘ terang Naproni.

” kalau melihat langsung dilapangan pembatas jalan yang ada di jalan jenderal Ahmad Yani kemalaraja memang ruas jalannya tidak terlalu lebar dengan diberi pembatas jalan ditengahnya, terlihat sekali jalan menjadi sempit, hingga menyulitkan pengguna jalan terutama mobil sehingga menimbulkan kemacetan disaat ada mobil yang memutar balik tepatnya didepan Lucky Karaoke, ‘ ujar Naproni

‘ Kalau menurut pendapat saya atas aspirasi yang beredar di masyarakat jikalau perlu jalan tersebut belum layak dipasang pembatas jalan atau separator permanen, maka rasanya salah dalam pembangunan tersebut apalagi jika telah mengakibatkan kecelakaan berulang ulang hingga menimbulkan kematian, saya kira pilihan terakhir dibongkar dan saya dalam kesempatan ini menyampaikan turut berduka cita yang mendalam atas kejadian laka lantas dimana korban meninggal dunia, semoga keluarga yang ditinggalkan tabah dan sabar menerimanya, ‘ pungkas Naproni

Bagaimana Reaksi Anda?
Suka
3
Suka
Waww
1
Waww
Haha
0
Haha
Sedih
0
Sedih
Lelah
0
Lelah
Marah
1
Marah
  • Bagikan
LIPUTAN4.COM Kami ingin menunjukkan kepada Anda pemberitahuan untuk berita dan pembaruan terbaru.
Dismiss
Allow Notifications