Miris!!! Warga Desa Bumidaya Rumah Geribik Numpang Anak Tiga Sekolah Tidak Mendapatkan PKH dan BPNT

Liputan4 com. Palas, Lampung Selatan.

Bermasalahnya data penerima bantuan ( Bansos) disebut terus menjadi penyebab penyaluran bantuan yang tidak tepat sasaran, padahal pemerintah telah menurunkan berbagai macam bansos untuk orang miskin, baik berupa PKH, BPNT, BLT BBM dan BLT DD.


Pemberian bansos tersebut di peruntukan kepada masyarakat yang tidak mampu , lansia, miskin, disabilitas, terpencil, terlantar. Akan tetapi ini sangat miris yang saat ini di alami Imam Sholihin warga Desa Bumidaya yang belum pernah mendapatkan yang namanya PKH dan BPNT.

Imam Sholihin warga Dusun Wonogiri Desa Bumidaya Kecamatan Palas, Kabupaten Lampung Selatan, yang tingal di rumah geribik beratapkan asbes berukuran 6×8 M, bersama istri dan ketiga anaknya.Dua anaknya duduk di bangku sekolah dasar dan satu sekolah di ma,arif mengaku belum pernah menerima bantuan bpnt, pkh dan PIP.

Bapak tiga anak yang keseharian bekerja sebagai buruh harian lepas bersama istrinya, saat ini menempati lahan yang di tumpangnya dari saudaranya mengaku, saat itu pernah mendapatkan bantuan Covid-19,.

“Saya sempet mendapatkan bantuan covid itu mas, yang ngambil di kantor pos hanya sekali itu selanjutnya tidak dapat lagi,” ucap dia saat di temui di rumahnya, Selasa, (29/11/2022)

KULIAH GRATIS BEASISWA

Dia juga pernah menanyakan ke kepala dusun, kenapa saya tidak pernah mendapatkan PKH ataupun BPNT, seperti orang- orang itu, karna yang mendapatkan banyak yang di bilang mampu.

Saat itu juga pernah anaknya mendapatkan buku tabungan dari pihak sekolah, yang sekarang sekolah di ma,arif waktu masih duduk di bangku SD, namun pihak sekolah bilang saldonya tidak bisa di cairkan padahal di buku tabungan tertera nominal Rp. 450. 000, 00 tidak tau apa alasannya.

“seandainya yang menerima PKH ataupun BPNT itu lebih dari saya, ya saya maklum. Tetapi ini yang menerima bansos tersebut orang- orang yang di bilang mampu, katanya PKH, BPNT dan KIP, untuk masyarakat tidak miskin, ini miskin yang bagaimana,” kata dia

Di tempat terpisah Kepala Desa Bumidaya Dudi Hermana, tidak menampik ada warganya yang tidak mendapatkan bantuan tersebut, karna semua pengajuan melalui kadus masing-masing.

“Kadus berapa atas nama siapa mas, coba konfirmasi ke kepala dusun, karna semua pengajuan yang memverifikasi kepala dusun masing-masing, saya tingal tanda tangan, jadi satu-satunya yang mendapatkan bansos saya tidak faham.” ucap dia