Miris Gegara Tidak Dikasih Uang, Seorang Anak Di Sergai Tega Mengancam Ibunya Pakai Sajam

  • Bagikan
Miris Gegara Tidak Dikasih Uang, Seorang Anak Di Sergai Tega Mengancam Ibunya Pakai Sajam

LIPUTAN4.COM, SERGAI – Gegara tidak dikasih uang, Ikmal alias Boneng, (27) tega memaksa ibunya Tumini (45) warga Dusun 1 Desa Lubuk Rotan Kecamatan Perbaungan dan mengancam adik perempuannya dengan pisau serta mengambil paksa uang dan HP juga membongkar celengan sehingga mengalami kerugian mencapai Rp2.7 juta.

Merasa terancam atas perbuatannya yang melampaui batas, orang tuanya, Syafi’i (48) melaporkannya ke Polsek Perbaungan Polres Sergai Polda Sumut.

Berdasarkan Laporan Polisi Nomor : LP/ 75 /III/2021/SU/RES SERGAI/ SEK PERBAUNGAN, tanggal 31 Maret 2021, tentang tindak pidana Pencurian dan atau pengancaman.

Akhirnya pelaku tindak pidana kriminal tersebut diciduk Tim Opsnal Polsek Perbaungan yang dipimpin Kanit Reskrim Iptu M Tambunan tanpa ada perlawanan di kediamannya di Gang Becek, Kel. Bandar Selamat Kec. Tembung Medan dan mengakui perbuatannya pada (19/05/2021) sore sekitar pukul 16.00 wib.

Informasi yang diperoleh wartawan, peristiwa itu terjadi, Senin (29/3/2021) sekira pukul 11.00 WIB.

Kapolres Serdang Bedagai AKBP Robin Simatupang SH MHum didampingi Kapolsek Perbaungan AKP Viktor Simanjuntak melalui Kassubag Humas Polres Sergai AKP Sopian mengatakan kepada wartawan, Jum’at (21/5/2021) bahwa pada saat itu, korban sedang bekerja di medan dan mendapat informasi dari isterinya Tumini bahwasannya anaknya yang bernama Ikmal alias Boneng datang kerumahnya untuk meminta uang kepada Tumini.

Akan tetapi permintaan tersangka itu langsung ditolak Tumini. Lantas karenakan tidak diberi uang Boneng langsung marah, Kata Kapolres.

Tak mau terlibat dengan anaknya, sambung kapolres, Tumini pun pergi dan mengunci rumah, sementara itu, dirumah hanya ada adiknya Ayu (19). Melihat adiknya, Boneng mengambil pisau dan mengancam Ayu sehingga adiknya lari karena ketakutan.

Selanjutnya Boneng dengan ganas mendobrak pintu dengan menggunakan pisau dan mengambil uang dan barang barang yang ada di dalam rumah.
Atas kejadian tersebut orang tuanya merasa keberatan dan menderita kerugian atas hilangnya 1 Unit HP merek Redmi 9A, 1 buah tabung gas 3kg serta celengan yang berisi uang.

Kemudian, kata kapolres, berdasarkan hasil penyelidikan terhadap perkara tersebut kejadian tersebut memang benar dan di naikkan status perkaranya ketingkat sidik hingga akhirnya penyidik berkeyakinan dan menerbitkan surat perintah penangkapan, berdasarkan informasi yang layak dipercaya bahwa tersangka berada dirumahnya dan berkat kerja sama yang baik dengann informan yang layak di percaya kemudian bahwa tersangka sedang bersembunyi di Medan. (humas)

Bagaimana Reaksi Anda?
Suka
4
Suka
Waww
3
Waww
Haha
2
Haha
Sedih
2
Sedih
Lelah
3
Lelah
Marah
9
Marah
  • Bagikan