Minim Layanan Dan Fasilitas, Forum Pemuda Tamalatea Demo Minta Bupati Jeneponto Copot Kapus Tamalatea

Minim Layanan Dan Fasilitas, Forum Pemuda Tamalatea Demo Minta Bupati Jeneponto Copot Kapus Tamalatea

Liputan4.Com, Jeneponto_ Pusat kesehatan masyarakat (PKM) kecamatan Tamalatea kab. Jeneponto ditengarai minim fasilitas dan pelayanan tidak profesional, hal ini diungkap ketua PB HPMT saat mendampingi Pemuda Tamalatea yang mengatasnamakan diri Forum masyarakat Miskin, edhy Subarga saat audance setelah aksi.

Dugaan tidak memadainya fasilitas dan layanan ini sehingga para aktivis Pemuda lakukan aksi menuntut kapus Tamalatea segera di copot di depan puskesmas, 10/01/22.


Berawal saat salah satu pasien di kunjungi oleh ketua Edhy di malam hari dan melihat kondisi dimana air tidak mengalir, suasana gelap minim penerangan dan tumpukan sampah yang semrawut.

Edhy juga sayangkan sikap arogan dari salah satu dokter dan perawat Puskesmas Tamalatea, menurutnya pelayanan tidak maksimal serta tidak profesional dalam menangangi warga maupun pasien ” ada perawat yang pelayanannya tidak prima, saya kecewa, selain itu fasilitas juga kurang memadai” tutur Edhy.

Edhy yang juga Ketua HPMT lebih jauh menjelaskan bahwa seharusnya kepala puskesmas (kapus) mampu membenahi kondisi lingkup kerjanya sebelum ada reaksi dari kami, layanan seharusnya diutamakan apa lagi ini menyangkut keselamatan maayarakat.

” Layanan tidak profesional juga dilakukan oleh seorang Dokter inisial AN, makanya dengan ini kami mendesak Bupati Jeneponto untuk mencopot Dokter AN dan kapus Tamalatea, agar maksimalisasi layanan dapat kembali prima,” tutup Edhy.

Terpisah kapus PKM Tamalatea Abidin saat di konfirmasi membenarkan terkait adanya beberapa fasilitas lingkup kerjanya yang kurang, namun menurutnya hal itu telah dibenahi setelah adanya reaksi dari lembaga control sosial tersebut, ” Memang benar waktu itu air kebetulan tidak mengalir dan lampu mati, tapi sekarang sudah bagus semua, ” ucap Abidin singkat kepada aaai media liputan4.com via selular.