LIPUTAN4.COM
Berita Online Indonesia, Berita Harian, Kabar Terbaru Terkini. Situs Berita Terpercaya dari Politik, Peristiwa, Ekonomi, Bisnis, Kriminal dan Teknologi

Merasa di fitnah. dua orang wartawan melapor ke Polda Sulawesi tenggara

0 270

Kendari, Sulawesi Tenggara, Liputan4.com – Di mulai dari ribut-ribut soal pewarta siluman, hingga tudingan pemerasan kepada wartawan sidik kasus dan liputan4,  bahkan fitnahan yang di lakukan beberapa oknum melalui media sosial terkait pemerasan, dan dalang dari pemerasnya itu siapa, membuat orang yang merasa di fitnah dalam foto postingan menjadi geram.

Ir. Abd Halim, M.si yang merupakan calon bupati Konawe kepulauan, yang juga berfose bersama-sama awak media yang kala itu berkunjung kerumahnya, di Konawe kepulauan, juga di buat marah atas postingan tersebut.

tuduhan melakukan pemerasan pun, di tujukan kepada awak media sidik kasus dan liputan4 yang juga ada dalam gambar postingan.

hal ini jugalah yang akhirnya membawa-bawa nama calon bupati Konawe kepulauan, Abd halim, yang di tuduh menjadi dalang dari semua ini.

Masuknya media sidik kasus bersama media liputan4 ke Konawe kepulauan, beberapa waktu lalu, telah membuat beberapa pihak  kurang senang. padahal telah di sampaikan, bahwa atas permintaan wargalah,  awak media masuk ke kabupaten konawe kepulauan.

pada senin (28-6-2020) disebuah postingan di media sosial, melalui kuasa hukumnya, Abd halim yang juga merasa di fitnah, memberikan klarifikasi dan menegaskan, akan mengambil langkah hukum terkait hal ini.

" saya Abd halim, menyampaikan, agar siapa pun, di balik postingan yang tidak benar ini, akan kami tindak tegas".

lain pula dengan koordinator wilayah, Media  Sidik Kasus, Iswan safar, bersama wartawan Liputan4, Fianus Arung, yang di beri tanda panah, pada foto bersama calon Bupati Konawe kepulauan Abd Halim, telah terlebih dahulu melakukan upaya hukum, dengan melaporkan pengguna akun media sosial atas nama Irda, ke polda Sulawesi tenggara.

yang mana di duga telah melakukan pencemaran nama wartawan sidik kasus dan liputan4,  juga nama media itu sendiri dalam keterangan foto yang di posting beberapa waktu lalu.

bukti pelaporan keduanya telah di terima di ruangan Direktorat Kriminal Khusus Polda Sulawesi tenggara.

 

Pemda Pamekasan
Loading...

Situs web ini menggunakan cookie untuk meningkatkan pengalaman Anda. Kami akan menganggap Anda setuju dengan ini, tetapi Anda dapat menyisih jika mau. Terima Baca selanjutnya