Menjelang Idul Adha 2021, Stok Pengiriman Sapi NTT Ke Jabodetabek Tetap Stabil

Reporter: ris Kategori: Ekonomi & Bisnis, NTT, Pemerintahan
  • Bagikan
Menjelang Idul Adha 2021, Stok Pengiriman Sapi NTT Ke Jabodetabek Tetap Stabil
Kepala Bidang (Kabid) Agrobisnis dan Kelembagaan Dinas Peternakan Provinsi NTT, Edy Djuma saat memberikan keterangan pada Kamis (15/7/2021).

KUPANG, LIPUTAN4.COM – Permintaan pengiriman Sapi dari NTT ke Wilayah Jabodetabek menjelang hari raya Idu Adha 2021 mengalami peningkatan. Pengiriminan sapi dari NTT ke Jabodetabek pada bulan Mei dan Juni berjumlah 3.250 ekor atau persentase realisasi pengiriman sapi yang diantarpulaukan berdasarkan pemesanan sudah mencapai 80%.

Demikian keterengan yang disampaikan oleh Kepala Bidang (Kabid) Agrobisnis dan Kelembagaan Dinas Peternakan Provinsi NTT,  Edy Djuma pada Kamis (15/7/2021).

“Kuota permintaan Pengiriman Sapi dari NTT ke Jebodetabek pada periode bulan Mei dan Juni Tahun 2021 mengalami peningkatan, peningkatan permintaan tersebut dipengaruhi oleh produktifitas masyarakat akan ternak sapi menjelang hari Raya Idul Adha 2021 juga meningkat”.

Menjelang Idul Adha 2021, Stok Pengiriman Sapi NTT Ke Jabodetabek Tetap Stabil
Transportasi Tol Laut Pengangkut Hewan Ternak yang Diantarpulaukan dari NTT ke Wilayah Jabodetabek

Menurutnya,  terkait dengan kuota pengiriman sapi dari Provinsi  NTT ke luar NTT (Jabodetabek) masih normal dan stabil dan itu sesuai dengan presentasi target pengiriman sapi yang sesuai dengan alokasi yang sudah ditetapkan pada Dinas Peternakan Provinsi NTT.

“Lanjutnya, mengenai kuota pengiriman sapi NTT sudah dilakukan pengiriman antarpulau melalui tol laut sebanyak 30 kali pengiriman yang berjumlah sudah mencapai 3.250 ekor sapi  dan itu untuk periode bulan Mei dan Juni 2021, dengan persentase realisasi pengiriman hewan ternak sapi yang diantarpulaukan dan sesuai permintaan sudah mencapi 80%”. ungkapp Edi Djuma.

Edi Djuma juga menjelaskan terkait dengan mekanisme pengiriman Sapi dari Provinsi NTT ke Jebodetabek tersebut berdasarkan ketetapan melalui SK Gubernur dan sesuai kuota kabupaten/kota, kemudian di keluarkan rekomendasi dan di serahkan ke Dinas Peternakan Provinsi NTT dan dilanjutkan ke Dinas Perijinan Satu Pintu (TSP) dalam bentuk ijin pengeluaran ternak sapi, kerbau dan kuda.

“Dalam proses pengiriman tersebut disesuaikan dengan pemohon dari pelaku pengusaha pengiriman yang mengacu pada aturan Dinas Peternakan Provinsi NTT, yang mana diberlakukan sistem proporsi pendekatan kepada pengusaha sesuai jumlah pengangkutan 550 (lima ratus limah puluh) ekor ternak, sehingga tidak adanya diskriminasi terhadap pengusaha tertentu”. Terang Edy Djuma.

Lebih Lanjut terkait dengan pasokan, dikatakan kelompok pemasok sapi yang diwakili oleh Ketua Asosiasi Himpunan Pengusaha peternak Sapi dan Kerbau (HP2SK), Decky Budianto mengatakan, bahwa para pengusaha atau pemasok ternak sapi sangat memperhatikan standar operasional yang ditentukan dalam perundang-undangan sebelum dilakukan pengiriman,  di mana menurutnya, saat dilakukan pengiriman antar pulau wajib dilakukan karantina kemudian dilakukan pemeriksaan kesehatan, pengambilan sempel darah oleh pihak karantina sehingga dinyatakan bebas dari jenis penyakit.

Menjelang Idul Adha 2021, Stok Pengiriman Sapi NTT Ke Jabodetabek Tetap Stabil
Ketua Asosiasi Himpunan Pengusaha peternak Sapi dan Kerbau (HP2SK), Decky Budianto

Decky Budianto  juga menyampaikan bahwa terkait stok daging sapi sendiri saat ini masih cukup.

“Stok aman-aman. Beberapa keluhan dari penjual hewan sapi yang mengaku para pembeli sapi berkurang. Tapi tidak berpengaruh pada stok daging,” terang Ketua HP2SK.

Decky Budianto  berharap, apa yang dikeluhkan oleh peternak bahwa daya beli pengusaha sapi di masa Pandemi Covid-19 terus menurun untuk segera pulih dan kembali normal. Karena menurutnya semenjak pandemi penghasilan nya ikut berkurang, serta harga dan jumlah permintaan ternak sapi yang turun terus menerus. Ujar Decky Budianto.

Print Friendly, PDF & Email
Bagaimana Reaksi Anda?
Suka
0
Suka
Waww
0
Waww
Haha
0
Haha
Sedih
0
Sedih
Lelah
0
Lelah
Marah
0
Marah
  • Bagikan