Mengancam Oknum Wartawan di laporkan Suami Bidan Desa Bandan urip Ke Polres Lamsel

Liputan4 com. Palas, Lampung Selatan.

Seorang suami bidan desa Bandan urip Kecamatan Palas Kabupaten Lampung Selatan melaporkan oknum wartawan ke Kepolisian Resor Lampung Selatan, lantaran mengancam.


“Saya laporkan Polres Lampung Selatan karena Atang Kurniawan, oknum wartawan melakukan ancaman kepada keluarga saya dan melanggar UU Nomor 1 Tahun 1964 tentang KUHP Pasal 335 KUHP” kata dodi saat di temui di rumahnya, sambil menunjukan surat laporanya, Sabtu, 03/12/2022..

Laporan itu diterima Polres Lampung Selatan, Aiptu Tamrani Hanani dengan nomor laporan LP/B/1275/XII/2022/SPKT/POLRES LAMPUNG SELATAN/POLDA LAMPUNG SELATAN.

Menurut ia, ada hal yang melatarbelakangi peristiwa pelaporan oknum wartawan Atang Kurniawan, karna di duga, melakukan pengacaman kepada seorang bidan desa. dan menuduh melecehankan Profesi wartawan yang memurut dia tidak sesuai fakta.maka dari dari itu dirinya melaporkan ke polres lamsel.

Dia juga menambahkan peristiwa adu mulut tidak ada adu fisik dengan oknum wartawan lantaran istrinya yang lagi sakit di ancam karna tidak bisa menuruti keinginannya untuk membantu proses persalinan Ria Juantika, padahal bayi itu sudah lahir siang pada pukul 14.00 wib yang di bantu dukun bayai, jam 23.00 wib, datang kerumah.

KULIAH GRATIS BEASISWA

Dodi menyebutkan Atang Kurniawan,
menyampaikan kabar bohong karena dalam peristiwa itu sebenarnya tidak ada pemukulan ataupun adu fisik, hanya saja saat dirinya menanyakan identitas KTPnya dirinya lari dan terjatuh sendiri.

Sementara itu Doni sekertaris Desa Bandan urip, yang juga saat kejadian berada di lokasi menuturkan, kejadian adu mulut sekitar pukul 23.30 wib, dan tidak ada adu fisik yang di tuduhkan oleh Atang yang mengaku suami Ria Juantika.

“Saya baru kali ini bertemu Atang yang mengaku suami Ria Juantika, karna selama ini tidak ada laporan, kalau mereka menikah,” tutur dia

Doni juga menyebutkan, setelah saya menanyakan ke RT, ternyata mereka menikah siri sudah hampir satu tahun ini. Dan Ria Juantika tinggal di rumah kontrakan, dan juga selama kehamilannya tidak pernah memeriksakan ke bidan setempat.

“Kalau Ria Juantika benar masyarakat saya saat ini dirinya berdomisili di dusun Dusun laksana mulya, tetapi Atang Kurniawan bukan masyarakat kami karna di dalam KK tidak ada identitas dirinya.” terang doni