Meludah Di Tempat Umum Berpotensi Untuk Tularkan Covid-19 Pun Diberikan Sanksi

Meludah Di Tempat Umum Berpotensi Untuk Tularkan Covid-19 Pun Diberikan Sanksi

Meludah Di Tempat Umum Berpotensi Untuk Tularkan Covid-19 Pun Diberikan Sanks.i

Liputan 4.com-Banjarmasin.
Pelanggar Peraturan Walikota (Perwali) Banjarmasin Nomor 38 Tahun 2020 berisi penegakan hukum dan disiplin protokol kesehatan yang tidak terima disanksi oleh petugas, kembali terjadi lagi.


Kali ini, insiden tersebut terjadi di kawasan Pasar Sentra Antasari Banjarmasin, Kamis tadi (17/9/2020). Salah satu pelanggar, Muhammad Yudistira, kedapatan tak memakai atau menggunakan masker saat petugas gabungan menggelar razia penegakan Perwali Nomor 38 Tahun 2020.

Pria yang mengaku berasal dari Martapura, Kabupaten Banjar itu membantah hal tersebut. Saat itu tujuannya ke Pasar Sentra Antasari untuk berbelanja. Dia berdalih bahwa saat itu hanya melepas masker untuk meludah.

“Tapi saat itu petugas datang dan langsung dibawa mereka,” ujar Yudistira saat ditanya usai kena sanksi yang dituntut jaksa, serta vonis dijatuhkan hakim dalam sidang di tempat.

Adu mulut pun sempat terjadi antara Yudistira dengan petugas di lapangan. Warga Martapura yang satu ini mencoba diberi pemahaman dan penjelasan dari petugas.

Berselang tidak lama. Yudistira akhirnya luluh. Ia pun diminta memilih sanksi yang harus dijalaninya. Antara sanksi membersihkan fasilitas umum atau membayar denda maksimal Rp 100 ribu. “Saya membayar denda saja. Karena ingin bergegas,” ujarnya.

Menanggapi hal tersebut, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Banjarmasin, Fathurrahim menjelaskan pelanggaran yang dialami Yudistira bukan hanya tak memakai masker. “Dia ditangkap petugas saat buka masker dan meludah,” kata Fathur.

Selain tak memakai masker, Fathurrahim menuturkan, meludah di tempat umum juga dilarang. Terlebih di tengah masa pandemi seperti ini, air ludah seseorang dapat menjadi sumber penularan.

“Kita tidak tahu saat itu dia terkena Covid atau enggak. Ludah yang dia keluarkan itu kan di tempat umum. Itu yang membahayakan,” imbuhnya.(Gt.Irwan S).