Mayat 74 Tahun Ditemukan Dalam Kondisi Membusuk di Dusun Sarre Salu sarre Sopai Toraja Utara

  • Bagikan
Mayat 74 Tahun Ditemukan Dalam Kondisi Membusuk di Dusun Sarre Salu sarre Sopai Toraja Utara

LIPUTAN4.COM, TORAJA UTARA--Personil Polsek Sopai bersama dengan Personil Polres Toraja Utara yang dipimpin langsung Kapolsek Sopai Iptu Kusuma  Tombilangi di dampingi kanit Resmob Aipda Leo Timang, PS kanit Ik sek. Sopai Bribka Adi, Bhabinkamtibmas Aiptu TR Tonglo, Bersama dengan piket fungsi polres toraja utara mendatangi TKP Penemuan mayat yang terjadi di Dusun. Sarre, Lembang Salu sarre, Kecamatan. Sopai, Kabupaten. Toraja Utara. Jumat , 16/04/2021 Pukul. 15.00 wita,

Mayat 74 Tahun Ditemukan Dalam Kondisi Membusuk di Dusun Sarre Salu sarre Sopai Toraja Utara

Adapun identitas korban yang diketahui  PS( 74) warga Dusun. Sarre, Lembang Salu sarre, Kecamatan. Sopai, Kabupaten. Toraja Utara ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa lagi

adpun saksi bernama  AP(27) warga Dusun. Sarre, Lembang Salu sarre, Kecamatan. Sopai, Kabupaten. Toraja Utara bersama rekannya L (27) warga Dusun. Sarre, Lembang Salu sarre, Kecamatan. Sopai, Kabupaten yang juga merupakan (Anak Menantu Koraban) melihat korban dalam kondisi tertidur terlentang  sudah membusuk

Adapun kronologis kejadian sesuai keterangan saksi I ( Tetangga Korban ) menjelaskan bahwa pada saat itu saksi l sedang melintas di depan rumah korban dan mencium bau tidak sedap dari dalam rumah Korban kemudian saksi I menghampiri dan membuka pintu rumah korban dan mendapati korban dalam keadaan tertidur terlentang menggunakan sarung berwarna putih dalam posisi sudah membusuk dan dikerumuni lalat dan mengeluarkan bau tidak sedap, selanjutnya Saksi I memanggil Saksi II dan yang pada saat itu berada disekitar rumah korban dan langsung memanggil warga sekitar serta langsung Menghubungi Pihak Polsek Sopai dan Identifikasi Polres Toraja Utara untuk dilakukan olah TKP.

Tiam gabungan personil piket fungsi polres dan personil polsek sopai yang di pimpin langsung Kapolsek sopai Iptu Kusuma  Tombilangi Mendatangi TKP dan melakukan olah TKP.

Bahwa menurut  SB ( Adek kandung korban) bahwa korban pada hari Rabu tgl 14 April 2021, sekitar pukul. 10.00 wita, masi terlihat berada di depan rumahnya dan setelah itu sudah tidak pernah terlihat oleh tetangga sekitar sampai pada saat korban sudah ditemukan tidak bernyawa.

Bahwa menurut keterangan dari keluarga korban jika korban sudah lama memiliki riwayat penyakit jiwa dan penyakit ayan dan epilepsi serta korban tinggal sendiri didalam rumah semenjak menderita penyakit tersebut.

Atas kejadian tersebut keluarga korban menolak untuk dilakukan otopsi selanjutnya dibuatkan surat pernyataan penolakan otopsi dan dari pemeriksaan di lapangan bahwa tidak ada tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.

Bahwa diduga korban meninggal dunia sekitar 3 hari yang lalu pada saat berada dalam rumahnya, karena korban mempunyai riwayat penyakit  ayan/epilepsi dan juga gangguan kejiwaan yang sudah lama diderita

Bahwa tidak menutup kemungkinan masih terdapat kerabat dari korban yang tidak menerima kematian korban dan memaksa untuk dilakukan otopsi kepada jasad korban.

Perlu kiranya dilakukan himbauan kepada keluarga korban bahwa dari hasil pemeriksaan bahwa pada tubuh korban tidak di temukan tanda-tanda kekerasan guna mencegah adanya saling curiga  antara masyarakat setempat. (Rahmat Hidayat)

 

Print Friendly, PDF & Email
Bagaimana Reaksi Anda?
Suka
0
Suka
Waww
0
Waww
Haha
0
Haha
Sedih
0
Sedih
Lelah
0
Lelah
Marah
0
Marah
  • Bagikan
Pemerintah Kabupaten Lombok Timur