Formapera Geruduk DPRD Samosir Minta Paripurnakan Bupati

Liputan4.Com, SAMOSIR – Iring-iringan massa menggunakan kendaraan roda 6,4 dan dua bergerak dari area Pasir Putih bergerak menuju Kantor DPRD Samosir, Senin (21/9/2020). Gerakan tersebut mengatas namakan Forum Masarakat Pemantau Negara (Formapera) Samosir menyampaikan berbagai materi tuntutan dan menyeret nama Bupati Samosir Rapidin Simbolon.

 

“Telah terjadi pembohongan publik yang dilakukan oleh Bupati Samosir 2015-2020, Rapidin Simbolon. Dalam pencalonannya pada tahun 2015 baik kepada lembaga resmi Republik Indonesia serta terkhusus seluruh warga Kabupaten Samosir, karena tidak mengumumkan kepada publik bahwa yang bersangkutan pernah terpidana/narapidana atau setidaknya memberikan keterangan palsu,” teriak Hamonangan Simbolon.

 

Beberapa waktu kemudian, Saut Martua Tamba selaku Pimpinan DPRD Samosir beserta koleganya menemui Formapera dan mengajaknya berdialog di ruang Aula DPRD. Di dalam ruangan, para orator seperti Hamonangan Simbolon, Amko Sitanggang, Nathanael Nadeak, dan Rapollo Sihaloho.

 

Amko Sitanggang menuding Bupati Samosir Rapidin Simbolon berbohong.  Amko mengaku keberatan kalau Rapidin Simbolon, masih tetap ikut mencalonkan kembali dan telah mendaftar ke KPU Samosir untuk mengikuti Pilkada Samosir 9 Desember 2020. “Padahal Rapidin Simbolon pada Pilkada Samosir 2015, ketika mengikuti Pilkada lalu, telah di perintahkan Undang-undang harus melampirkan berkas persyaratan sebagaimana dipersyaratkan KPU pada saat itu,”terang Amko.

 

Sehingga, menurut Amko diduga Rapidin Simbolon dalam mendapatkan Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) telah secara sengaja tidak memberikan informasi yang benar kepada pihak kepolisian. “Kami tidak mau dipimpin bupati pembohong “timpal Hamonangan Simbolon. Amatan wartawan lembaran spanduk juga kertas karton bertuliskan beragam kalimat dimunculkan pendemo. Antara lain, “Poster bergambar tabung gas dengan pesan, jangan dikurangi isinya, orang tak tahu. Tapi, Tuhan tahu. Ingat!. Siapakah Fitri Handayani, Ise Do Nai Febry, Ise do Kanjeng Mami”.

Kemudian, “Tolak Mantan Napi Pembohong Jadi Bupati Samosir. Pansuskan dan Makzulkan Bupati Samosir”. Pada dialog legislatif dengan forum, Wakil Ketua DPRD Nasib Simbolon membuka pembicaraan dan menerima aspirasi warga melalui sambutannya. Dan juga melempar ke forum terkait aspirasi yang disampaikan pengunjuk rasa.

Dalam kesempatan tersebut, masing-masing dewan dengan bendera partai diberi kesempatan meyampaikan pandangannya. Mayoritas anggota legislatif akan mengadakan paripurna bersama KPUD Samosir dan juga Bawaslu Samosir.

Leave a Reply