Mahasiswa Yalimo Minta Gubernur Papua Tunjuk Bupati Karateker

Reporter: Abdul Mutakim Kategori: Papua, Pemerintahan, Politik
  • Bagikan
Mahasiswa Yalimo Minta Gubernur Papua Tunjuk Bupati Karateker
Tim dan Mahasiswa Peduli Dinamika Pesta Demokrasi di Kabupaten Yalimo || Dok/ Foto/ Penulis: Abdul Mutakim

Liputan4.com, JAYAPURA | Mahasiswa Yalimo meminta Gubernur Papua untuk dapat menunjuk Bupati Karateker karena sejak dinamika politik pemilihan Bupati Dan Wakil Bupati membuat pelayanan publik dan birokrasi Pemerintahan di Kabupaten Yalimo tak berjalan dengan baik.

“Mengingat dengan situasi dan kondisi yang sedang terjadi pasca pesta demokrasi di tahun 2020 hingga 2021 ini, di Kabupaten Yalimo sendiri dalam aktivitas birokrasi Pemerintahan ataupun pelayanan publik di Kabupaten Yalimo sudah tidak berjalan,” ujar Ketua Tim Mahasiswa Peduli Dinamika Pesta Demokrasi di Kabupaten Yalimo, Nopison Siep  (15/07) pagi.

Nopison juga menjelaskan bahwa dampak dari kondisi tersebut membuat pelayanan kesehatan dan pendidikan tidak berjalan dengan baik sehingga pihaknya meminta agar Pemerintah Provinsi bisa menunjuk Bupati karateker untuk dapat menjalankan roda pemerintahan di Kabupaten Yalimo

“Kami menuntut kepada Pemerintah Provinsi Papua, dalam hal ini Gubernur Papua untuk segera menunjuk Bupati Karateker di Kabupaten Yalimo untuk bisa menjalankan tugas dan tanggung jawab,” tegasnya

Pihaknya juga berharap jika Bupati Karateker telah ditunjuk agar dapat langsung bekerja sehingga pelayanan publik dan pemerintahan dapat berjalan dengan baik sesuai harapan dari masyarakat.

Adapun tuntutan mahasiswa Yalimo yang disampaikan oleh Samuel Walianggen selaku Sekretaris Tim, yakni :

1) Adanya dengan sistem Pemeritahan yang kini tidak berjalan normal dalam paska, pesta demokrasi yang berlangsung tepat pada Tanggal: 09 Desember 2020 sampai dengan Bulan Juli 2021. Sehinga perlu ada Bupati carateker untuk menjalankan roda Pemeritahan di Kabupaten Yalimo.

2) Kami meminta Bupati carateker, berkaitan dengan stabilitas daerah dan menghidari konflik horizontal serta terjadi kevakuman pemeritahan.

3) Ketentuan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dapat dikecualikan setelah mendapat persetujuan dari Menteri dalam Negeri.

4) Apabila Mentri dalam Negri menyingkapi aspirasi Mahasiswa dan menyetujui berdasarkan ketentuan sebagaimana dimaksud pada ayat (2) dapat dikecualikan setelah mendapat persetujuan Bupati carateker untuk mendapat kewenangan.

5) Kami meminta kepada Pemerintah Provinsi Papua untuk segera turunkan bupati carateker diluar dari anak putra daerah dan harus ditunjukan oleh Pemerintah Provinsi Papua.

6) Kedua bakal Calon Bupati Dan Wakil Bupati saling mempertahankan untuk merebut kekuasaan, berujung terjadi pembakaran sarana dan prasarana milik pemerintah daerah yang merupakan fasilitas umum.

7) Berakhirnya masa jabatan Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Yalimo pada Tanggal: 15 Juli 2021 maka itu Gubernur Provinsi Papua segera turunkan bupati carateker dengan masa waktu 2021-2023 selama dua tahun berjalan nantinya. (Akim)

Print Friendly, PDF & Email
Bagaimana Reaksi Anda?
Suka
1
Suka
Waww
0
Waww
Haha
0
Haha
Sedih
0
Sedih
Lelah
0
Lelah
Marah
0
Marah
  • Bagikan