Lucu…!! Dinas PU Jeneponto Respon Masalah Perizinan Swalayan, Tapi Tutup Mata Terkait Aspal Dan Trotoar

Lucu...!! Dinas Pu Jeneponto Respon Masalah Perizinan Swalayan, Tapi Tutup Mata Terkait Aspal Dan Trotoar

Liputan4.Com, Jeneponto_ Masalah perizinan pembangunan swalayan yang terletak di Kelurahan Tamanroya Kecamatan Tamalatea terus di atensi pihak Dinas PU (Tata Ruang) Kab. Jeneponto.

Pihak PU menilai ada kekurangan dan pelanggaran perpub dan solusinya bangunan harus mundur sekitar 2-3 meter, hal inilah menuai sorotan dari tokoh pemuda Tamalatea, Pemuda menilai ada yang aneh dan menggelitik terkait respon Dinas PU Jeneponto.


Pasalnya beberapa waktu lalu, beberapa media dan lembaga laporkan temuan dari pengaspalan di Desa Bontojai yang menelan anggaran milyaran namun mengalami kerusakan parah bahkan telah di perbaiki beberapa kali namun tetap rusak, diduga salah perencanaan.

Kasus ke dua pembangunan trotoar pedistrian sepanjang jalan ibu kota Jeneponto, namun Dinas terkait seolah menutup mata, bahkan terkesan kebal hukum,” ucap Pemuda.

Dari sumber informasi, beberapa bangunan swalayan tidak memenuhi aspek ukuran parkir yang ada di kab. Jeneponto, namun tetap diizinkan beroperasi, ” saya lihat banyakji swalayan yang tidak memenuhi syarat tapi kenapa beroperasiji, kita akan periksa jangan sampai ini ada diskriminatif pemeriksaan,” ucap Pemuda.

Hingga berita ini diturunkan, kadis PU belum bisa di konfirmasi, pemeriksa di lapangan Kamaruddin menegaskan terkait bangunan swalayan yang ada di Tamanroya harus mundur 2 hungga 3 meter, ” ini kesepakatan dengan semua pihak di internal Dinas,” tutup Kamaruddin.