Lima Tahun Pasca Dicuri Siswa Siswi SMAN 2 Bayah Keluhkan Tak Bisa Praktek Computer

Liputan4.com Lebak- Setelah terjadi Pencurian Computer di SMAN 2 Bayah pada tahun 2018 Sebanyak 30 Computer di SMAN 2 Bayah habis di bobol maling, kini dampak dari hilangnya Computer tersebut di keluhkan siswa siswi SMAN 2 Bayah, bahkan pihak pengajar di SMAN 2 Bayah mengeluhkannya, pasalnya siswa siswi di sekolah tersebut tidak bisa lagi belajar praktek Computer, seperti di sekolah sekolah lain.

Kepala sekolah SMAN 2 Bayah Muhamad Nur M.M.Pd mengatakan saat di temui di ruangannya, memang sejak di curinya Computer. Di sekolah, kami belum bisa melakukan pembelajaran praktek Computer pada anak anak sekolah dengan maksimal yang membuat kami miris sebab kami belum mampu menyediakan Computer di sekolah. Kalo soal usulan Kami sudah melakukan usulan. Pada dinas pendidikan provinsi Banten, untuk kelengkapan tersebut,ucapnya


“Sejak 2018 pasca di curi aktivitas praktek Computer di sekolah kami terhambat, maka dari kami dari pihak sekolah bersama komite sekolah sudah melakukan usulan pada dinas terkait dindik Provinsi Banten untuk kelengkapan sarana praktek siswa,dan siswi, adanya Computer di sekolah SMAN 2 Bayah, sangat dibutuhkan, karena pembelajaran TIK (Teknologi Inpormasi Komputer) terhambat karena tidak ada pasilitas,ujar M NUr

Lanjutnya Bahkan terus terang saja di sekolah kami di SMAN 2 Bayah masih kekurangan pasilitas olah raga seperti Lapangan, basket ,voly dan putsal, termasuk pasilitas olahraga lainnya,,
Moga saja Dindik Propinsi Banten bisa memberikan bantuannya baik untuk Computer maupun untuk sarana olah raga, pungkasnya.

KAPOLRES PULAU TALIABU

Ditempat yang sama Aulia Sapitri Siswi SMAN 2 Bayah berkata pada awak media, kami mengharapkan sekolah SMAN 2 Bayah segera mempunyai alat TIK kembali agar kami bisa belajar dengan maksimal, dan mengharapkan pada pemerintah provinsi Banten untuk segera merealisasikan pengadaan Computer di sekolah kami

“Kami ingin pasca kami keluar dari sekolah kami mampu mengoperasikan komputer sebagai bekal awal kami di luar, .ucapnya

Sementara itu A.M Erwin KS. tokoh sawarana menambahkan saat di temui. keberadaan computer di sekolah sangat perlu karena menunjang aktivitas bagi siswa siswi juga sangat berpengaruh pada kualitas murid di sekolah SMAN 2 Bayah, dimana siswa siswi mampu mengoperasikan komputer pasca dia keluar dari sekolah, jangan sampai ada bahasa keluar sekolah mah SMA ta mampu mengoperasikan komputer, itu yang sering terdengar,

“Jaman sekarang itu wajib bagi siswa siswi yang keluar sekolah itu mampu mengoperasikan Computer Agar dalam menjalankan aktivitas nya nanti setelah keluar sekolah tidak lagi terhambat sebab di perusahaan maupun di lingkungan saja sekarang sudah mulai dan di biasakan mempergunakan komputer, ucap A erwin

Jadi AA harap pada Dinas pendidikan Provinsi Banten untuk segera merealisasikan usulan Computer tersebut, sebab sudah lama dari pasca di curi 2018 sekarang sudah 2023 siswa siswi di SMAN 2 Bayah tidak bisa maksimal dalam melakukan praktek Computer nya, dan ingat juga bahwa kualitas siswa siswi itu akan terbantu bila pasilitas ya ada. Ucapnya. (Hs)