News  

Lagi, Deddy Yulianto Bikin Empat Laporan ke Polisi

PANGKALPINANG, www.liputan4.com — Mantan Anggota DPRD Provinsi Babel Deddy Yulianto melaporkan balik sejumlah penyewa Kios Taman Sari Sungailiat, Kabupaten Bangka atas dugaan pencemaran nama baik dan fitnah.

“Jadi laporan terkait masalah pencernaan nama baik dan fitnah yang dilakukan oleh para penyewa Kios Taman Sari yang melibatkan nama saya,” kata Deddy ditemui di SPKT Polres Bangka, Senin (21/1/2020).


Selain melaporkan penyewa kios, Deddy juga melaporkan Z, yang menyebutkan dirinya sebagai penjahat.

“Juga saudara pak Z saya laporkan, karena beliau mengatakan saya penjahat, mengintervensi penyidik Polres Bangka, serta mengatakan kelicikan saya. Itu sangat berita bohong,” tandasnya.

Deddy menyebutkan terdapat empat laporan yang dilaporkannya ke pihak SPKT Polres Bangka, yakni terkait berita bohong, Undang-Undang ITE, pencemaran nama baik dan fitnah.

Deddy mengaku, dirinya dituduh melakukan pemerasan terhadap penyewa kios Taman Sari Sungailiat, sedangkan namanya tidak ada di perusahaan tersebut.

KULIAH GRATIS BEASISWA

“Penyidik Polres Bangka telah menetapkan satu tersangka, Insya Allah yang lain akan menyusul yang memfitnah saya melakukan pemerasan, melaporkan saya terkait pengeroyokan, merekam kejadian di RS Medika yang mengatakan saya melakukan pemukulan dan diviralkan,” lanjut Deddy.

“Jadi hari ini ada empat laporan yang saya buat, termasuk laporan yang menuduh saya melakukan pemukulan di RS Medika Stania. Alhamdulillah semua tuduhan itu tidak terbukti dan saya berharap pihak Polres Bangka dalam hal ini penyidik saya yakin bekerja secara profesional tidak ada intervensi,” tukasnya

Sedangkan saudara Z, kata Deddy, menyampaikan rilis ke salah satu media online yang menyebutkan dirinya telah melakukan intervensi terhadap penyidik Polres Bangka.

“Z, dia menyampaikan rilis ke media online yang mengatakan saya mengintervensi penyidik Polres Bangka, mengatakan saya penjahat, dan dia mengatakan kelicikan saya. Itu tidak benar,” ujarnya.

Ada empat LP hari ini karena saya sudah cukup diserang secara pribadi, difitnah secara pribadi ya. Saya tidak terlibat, saya dibilang melakukan pemerasan,” pungkas Deddy.

(***)