News  

Kurang mampu meningkatkan pelayanan Ratusan massa Ormas mengelar aksi di depan kantor (PDAM) mendesak direktur tirta bhagasasi Bekasi mundur

Cikarang – Bekasi Hari ini Ratusan massa dari Ormas Laskar Merah putih (LMP) kabupaten bekasi mengelar aksi di depan kantor perusahan Daerah Air minum (PDAM) tirta bhagasasi .

Dalam orasinya, Kamis (9/1/2020), Koordinator Aksi Ganjar Guntoro mendesak mundur direktur.
Terlebih, mereka menolak penyertaan modal sebelum beralih disetujui aset.


Ganjar juga membeberkan era kepemimpinan Direktur Usep Rahman Salim dalam mengelola PDAM Tirta Bhagasasi yang dianggap kurang mampu meningkatkan kemajuan dan perkembangan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) tersebut.

Padahal hampir setiap tahun, Pemkab Bekasi menggelontorkan anggaran penyertaan modal yang tidak sedikit kesulitan.

Diantaranya, berhentikan Usep Rahman Salim sebagai Direktur Utama meminta dinastinya yang gagal memajukan PDAM Tirta Bhagasasi. Berlakukan PP No. 54 Tahun 2017 Bab V Pasal 30. Tolak keberadaan penyertaan modal. Audit harta kekayaan Usep Rahman Salim selama menjabat direktur utama PDAM Tirta Bhagasasi.

KULIAH GRATIS BEASISWA

“Hampir 14 tahun Direktur Usep pimpin PDAM Tirta Bhagasasi,” ujar Ganjar.

Selain itu, pelayanan dan kepuasan pelanggan masih banyak dikeluhkan. Terlebih ke empat kecamatan yang setiap musim kemarau, selalu kekurangan air seperti di Bojongmangu, Cibarusah, Tarumajaya dan Serang Baru.

“PDAM Tirta Bhagasasi bisa memberikan tidak bisa memberikan keuntungan yang signifikan buat Penkab Bekasi,” tambah Ganjar.

Ia menambahkan, banyak melaporkan internal di PDAM yang merupakan perusahaan plat merah dimulai dari akuisi antara Pemkab Bekasi dengan Pemkot Bekasi yang juga belum pernah mengunjungi hingga meminta pinjaman PDAM ke perusahaan dan rekanan-rekanan belum terbayarkan.
massa aksi sekitar pukul 11.00 WIB. Mereka membawa spanduk dan karton yang bertuliskan empat dimensi tersebut.

Aparat kepolisian dari Cikarang Pusat dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) disiagakan di kantor (PDAM) untuk keselamatan massa aksi.

Laporan – yakub