KPU Jeneponto Gelar Sosialisasi dan Pendidikan Politik Untuk Penyandang Disabilitas

Kpu Jeneponto Gelar Sosialisasi Dan Pendidikan Politik Untuk Penyandang Disabilitas

JENEPONTO–Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Jeneponto bersama Perkumpulan Penyandang Disabilitas Indonesia (PPDI) Jeneponto menggelar sosialisasi dan pendidikan politik bagi pemilih penyandang disabilitas.

Sosialisasi ini dinilai penting untuk memberikan informasi kepada penyandang disabilitas terkait tahapan-tahapan pemilu 2024 dan hak-hak politiknya.


“Sosialisasi ini penting bagi kita semua agar kita, khususnya para penyandang disabilitas, tahu tentang tahapan-tahapan pemilu dan hak politik penyandang disabilitas” kata Sekretaris KPU Jeneponto, Anzar Hasanuddin, saat memberikan sambutan di Rumah Pintar Pemilu (RPP) Balla Panrangnuanta KPU Jeneponto, Jl Radjamilho, Binamu Jeneponto, Kamis (14/07/2022)

Sementara Koordinator Divisi Sosialisasi dan Partisipasi Masyarakat, Sapriadi Saleh dalam pemaparannya menyampaikan beberapa hal terkait informasi dan edukasi kepada peserta tentang tahapan-tahapan pemilu.

Dihadapan ratusan peserta penyandang disabilitas yang hadir, Sapriadi Saleh menyampaikan informasi terkait pemilu.

Misalnya, sejumlah tahapan pemilu 2024, ada lima jenis surat suara akan dipilih mulai dari caleg DPRD kab/kota, DPRD Provinsi, DPR RI, DPD, hingga Capres dan Cawapres.

Sapriadi Saleh juga mengajak para penyandang disabilitas untuk mengenal dan menelusuri rekam jejak calon pemimpinnya, baik pasangan capres-cawapres maupun calon legislatif.

Sosialisasi ini disambut baik oleh para penyandang disabilitas yang hadir.

Ketua Perkumpulan Penyandang Disabilitas Indonesia (PPDI) Jeneponto, Hasrul Palingrungi, menilai, sosialisasi ini membantu penyandang disabilitas untuk mendapat hak yang sama dalam pemilu.

“Ini bentuk perhatian KPU agar pemilih disabilitas memiliki hak yang sama dengan pemilih nondisabilitas. Seperti kita ketahui untuk pemilih disabilitas itu banyak hambatan yang mereka alami, dan itu perlu dipahami dan direspon oleh pihak KPU,” kata Hasrul

Untuk diketahui, berdasarkan data pemilih tetap (DPT) ada 716 pemilih penyandang disabilitas.

Print Friendly, Pdf & Email