Korban Pengeroyokan di Bulukumba, Diseret 5 Meter

BULUKUMBA – Sabtu, 1 Juni 2019 malam. Cafe Daffa, Jl Mukhtar Lutfi, Kota Bulukumba, mendadak heboh, setelah seorang oknum anggota polisi Bripda A. Igun Putra Nugraha, tiba-tiba dikeroyok 4 orang. Tiga di antaranya oknum anggota TNI berpangkat Prada dan Serda.

Bripda Igun sendiri adalah personel Polres Bulukumba, yang bertugas Polsek Kecamatan Ujung Bulu. Sedangkan ketiga pelaku yaitu Awin Gunawan, Jaslan, dan Wahyudi. Satu pelaku lainnya warga sipil, bernama Surisman.


Kejadian bermula saat korban, Igun menerima telepon dari salah seorang yang tidak dikenalnya. Saat itu, korban diminta keluar dari kafe.

Secara tiba-tiba datang beberapa orang yang tidak dikenal, yang merupakan pelaku. Pelaku menyeret korban sejauh 5 meter lalu mengeroyok korban.

Korban mengalami memar di wajahnya, baju kaus merah muda yang dikenakannya juga robek. Sementara salah satu pelaku, juga mengalami luka di pelipisnya.

Korban Pengeroyokan Di Bulukumba, Diseret 5 Meter

Setelah ditelusuri, ketiga oknum TNI bukanlah Personel Kodim 1411 Kabupaten Bulukumba. Ketiganya tugas di luar daerah dan sedang cuti.

“Tiga oknum TNI adalah warga Bulukumba. Saat ini sedang pulang cuti,” ujar Kapolres Bulukumba AKBP Syamsu Ridwan, Minggu (2/6/2019) dinihari.

Ketiga pelaku oknum TNI telah diamankan di Kantor Kodim 1411 Bulukumba, selanjutkan untuk diperiksa oleh Polisi Militer (POM) Angkatan Darat.

Sementara pelaku lainnya yang merupakan warga sipil, kini diamankan di Mapolres Bulukumba, untuk pemeriksaan lebih lanjut.