Koramil 1205-16 Pemuar Bersama Polsek Dan Pol PP Kec. Belimbing Lakukan Sosialisasi Bahaya Peti

Reporter: Basori Topik: Kalimantan Barat, Life Health
  • Bagikan
Koramil 1205-16 Pemuar Bersama Polsek Dan Pol Pp Kec. Belimbing Lakukan Sosialisasi Bahaya Peti

Liputan4.com – Kegiatan Sosialisasi Peti terhadap warga masyarakat yang sedang melakukan kegiatan PETI di Wilayah Kec.  Belimbing merupakan upaya Forkompincam Kec. Belimbing untuk memberikan suatu pemahaman kepada masyarakat bahwa dampak dari kegiatan ini sangat besar dimana anak cucu akan menanggung akibatnya, maka Forkompincam Kec. Belimbing dipimpin langsung oleh Kapolsek Belimbing AKP Nono  dan Danramil Pemuar Pelda Suki Widodo beserta 6 anggota Polsek, 8 anggota Koramil,4 Satpol PP. dan juga Sekcam Belimbing Yuspinus Borong. S.Pd. untuk mendatangi lokasi Peti yang terletak di Desa Labang Kec. Belimbing.

Dalam kesempatan ini Kapolsek Belimbing AKP Nono memberikan arahan kepada warga bahwasanya kegiatan PETI ini adalah kegiatan melanggar hukum, selain itu Peti juga sangat merusak lingkungan, dimana aliran sungai menjadi keruh, dan juga ikan yang ada di sungaipun tidak berkembang bisa berkembang. Saat ini untuk memancing ikan saja sangat sulit. salah satu contoh kecil kerugian akibat PETI, kami paham dalam masa Pandemi Covid, harga karet murah, kami masih bertoleransi walaupun kami dari Forkompincam sering kena teguran dari pimpinan atas, namun harapan kami, bahwa kegiatan ini jangan sampai menjadi ketergantungan, sehingga warga masyarakat kami tidak terlibat dengan pelanggaran hukum, ungkapnya.


Danramil 16/Pemuar Pelda Suki Widodo juga memberikan pandangan kepada masyarakat pelaku Peti Ds. Labang, ” Seharusnya kita semua mulai berfikir yang sehat dan maju mengingat sudah puluhan hektar tanah menjadi rusak dan tidak produktif, kita harus memikirkan nasib anak cucu kita kedepan, Oleh karena itu, saya menghimbau kepada warga masyarakat bahwa mari kita sama – sama berfikir bagaimana mencari solusi agar masyarakat tetap bekerja dan mempunyai penghasilan tanpa merusak lingkungan dan ekosistem yang ada. Harapnya.

Harapan Danramil 16/Pemuar Pelda Suki Widodo bahwa agar masyarakat dapat berfikir maju untuk anak cucu kedepan, yang tidak hanya mendapat pahitnya akibat kegiatan Peti. “Saya berharap apabila saat ini lahan yang terlanjur hancur bisa kita manfaatkan dengan di bentuk kolam kolam, dimana yang nantinya bisa di manfaatkan sebagai tambak udan atau ikan guna membantu ekonomi masyaraka.  Dan bagi para pekerja, jangan takut kehilangan mata pencarian apabila sudah tidak bekerja Peti, batu batu kerikil bisa dikumpul dan di pecah secara manual untuk keperluan bangunan. itupun juga akan membantu ekonomi keluarga, harapannya penuh ketegasasan.

Wartawan Basori/Abbas

Print Friendly, Pdf & Email
  • Bagikan