komunitas Pegiat Seni Geruduk Kantor DPRD Pamekasan, Tuntut Rasa Keadilan.

PAMEKASAN|LIPUTAN4.COM – Ratusan massa aksi yang terdiri dari berbagai komunitas pegiat seni Geruduk Kantor DPRD Pamekasan Madura, Kamis (16/1/2020).

Diiringi dengan musik daul Kedatangan ke Kantor DPRD ingin menyuarakan terkait adanya indikasi tebang pilih mengenai pemberian izin untuk mengadakan pagelaran hiburan di Pamekasan.


Bergerak dari momen Arek lancor menuju gedung DPRD Pamekasan membawa tujuh tuntutan salah satunya meminta Dewan Kesenian dibubarkan, tidak hanya itu para peserta aksi juga mendirikan panggung untuk menunjukkan seni dan bakat dari masing masing peserta aksi.

Orator aksi Indra menilai aturan yang ada dikabupaten Pamekasan cennderung mengekang kreasi pecinta musik yang ada dibumi Gerbang Salam Pamekasan.

“Jika pemkab tidak bisa melindungi pencinta seni dan musisi, lebih baik bubarkan saja dewan kesenian,” tegas Indra, Sambil diikuti teriakan dari peserta aksi.

Lanjut Indra sangat menyayangkan sikap Dewan Kesenian Pamekasan yang terkesan hanya diam membisu saat melihat vokalis dan pecinta musik dianak tirikan pemerintah. Seharusnya Dewan Kesenian Pamekasan (DKP) dapat mengayomi dan melindunginya.

KULIAH GRATIS BEASISWA

“Kami menuntut agar Dewan Kesenian Pamekasan dibubarkan saja. Peran dan kontribusinya belum ada terhadap pelaku seni dan musisi” jelasnya.

Sambil menunggu ketujuh tuntutannya dipenuhi, ratusan musisi yang bergabung dalam aksi tersebut akan melakukan aktivitas dengan mengadakan hiburan setiap hari Minggu di sejumlah tempat, diantaranya; Arek Lancor dan Taman Aspirasi.

“Setiap minggu kami sepakat untuk mengadakan hiburan sambil lalu menunggu tuntutan kami dipenuhi oleh Pemkab, DPRD dan Polres Pamekasan,” tandasnya.

Ditempat terpisah Totok Hartono selaku (Sekdakab) Pamekasan, menyampaikan bahwa dirinya menyetujui terhadap enam tuntutan yang disampaikan dan akan mengevaluasi kembali satu tuntutan yang menyangkut permintaan pembubaran Dewan Kesenian.

“tuntutan yang disampaikan pecinta musik akan ditindak lanjuti dan Untuk pembubaran (Dewan Kesenian Pamekasan), masih akan kami periksa dan ditindak lanjuti,” ucap Totok.