Ketua Umum GMPRI : Segera Merealisasikan Pembangunan PT Pindad Indonesia

Liputan4.Com. Lampung- Salam Indonesia Gilang -Gemilang spesial buat Bapak Ir Joko Widodo Presiden Republik Indonesia. Atas nama Ketua Umum GMPRI (Gerakan Mahasiswa Dan pemuda Republik Indonesia) Raja Agung Nusantara menyampaikan Salam Ta'zim Masyarakat Tanggamus Khususnya Teluk Semaka Kota Agung Provinsi Lampung. Ahad, 13/9/2020.

Ketua Umum GMPRI Raja Agung Nusantara mengatakannya mewakili Masyarakat Tanggamus menyampaikan Kepada Ir H Joko Widodo Selaku Presiden Republik Indonesia untuk segera merealisasikan terkait Pembangunan PT Pindad Indonesia di Wilayah Teluk Semaka Kota Agung Tanggamus Provinsi Lampung

Kepada Bapak Presiden Republik Indonesia Bapak Ir H Joko Widodo untuk segera Memerintahkan Menteri Pertahanan Republik Indonesia yaitu Bapak Letjen TNI (Purn) H Prabowo Subianto untuk berkordinasi dengan Komisi I DPR RI untuk segera melaksanakan Pembangunan PT Pindad dan PT Pal di lokasi Teluk Semaka di wilayah Kota Agung yang tanahnya sudah menjadi Aset Negara yaitu BUMN PT Pertamina Indonesia."Ungkap Raja"

Raja Agung saat itu langsung berkunjung ke Lokasi rencana akan pembangunan PT Pindad Indonesia di Temani oleh Tokoh Masyarakat dari Pekon Mulang maya di antaranya Datuk Ilyasin, Heri, Hasbi dan beberapa Tokoh Adat yang lain.

Menurut keterangan Para tokoh masyarakat dan Tokoh adat menteri Pertahanan  riyamizad riyakudu sudah berkali-kali bersama rombongan kementerian berkunjung ke lokasi Pembangunan PT Pal dan PT Pindad Indonesia.

Adanya setelah pergantian Menteri baru yaitu Prabowo Subianto tidak ada kabar lagi terkait rencana Pembangunan PT Pindad dan PT Pal Indonesia di Wilayah Telok Semaka Kota Agung. "Kata Raja"

Sedangkan Universitas Pertahanan (Unhan) sudah mengeluarkan hasil risetnya terkait wacana pembangunan kawasan industri pertahanan di Kabupaten Tanggamus. Berdasar hasil riset tersebut disimpulkan hanya PT.Pindad dan PT.PAL saja yang layak dan cocok sementara PT.Dirgantara Indonesia (DI) dinilai tidak cocok.

Menurut Sektretaris Badan Penelitian dan Pengembangan (Litbang) Kabupaten Tanggamus, Muayin mewakili Kepala Litbang Tanggamus Gilas B.Kurniawan, hasil riset tersebut diketahui saat menghadiri seminar hasil Kuliah Kerja Dalam Negeri (KKDN) yang dilaksanakan mahasiswa, dosen dan dekan Unhan.

Hasilnya PT Pindad sesuai dikembangkan di register 27 dan 28, namun lebih diberatkan ke register 28. Tapi untuk lokasi uji coba peluncuran roket tidak direkomendasikan di wilayah tersebut tetapi di wilayah Way Batang (perbatasan Lampung dan Bengkulu).

Sedangkan PT DI, dinyatakan tidak sesuai dikembangkan di register 27 dan 28 karena topografi yang tidak memungkinkan dan direkomendasikan di wilayah yang telah miliki runway yakni Lanud Pangeran M Bun Yamin

“Itu sifatnya hasil penelitian Unhan, apakah nanti di Tanggamus akan jadi lokasi kawasan industri pertahanan, itu keputusan Kementerian Pertahanan yang harusnya disetujui oleh Presiden Jokowidodo,”

Menurut hasil statistik deskriptif Tanggamus menunjukan lokasi kawasan industri memadai dari segi kontrol akses publik, sistem kontrol produk, kondisi tanah, serta prasarana transportasi dan lalulintas.

Kemudian untuk PT PAL juga sesuai dikembangkan di register 28 yang nantinya menyatu dengan lokasi Kawasan Industri Maritim (KIM) yang sudah ditetapkan dalam rencana pembangunan jangka menengah nasional (RPJMN), namun Unhan juga menyampaikan, apabila industri pertahanan jadi direalisasikan maka semua bangunannya harus tahan terhadap bencana.

 Harusnya ada kajian mendalam terhadap alih fungsi lahan hutan lindung dan analisis dampak lingkungan sehingga ekosistem sekitar area tetap terjaga. Sebab kawasan industri pertahanan lebih diarahkan pada lahan hutan lindung register 28 (Gisting, Limau, Cukuh Balak), dan register 27 (Cukuh Balak, Kelumbayan Barat, Kelumbayan).

“Untuk kondisi masyarakat, hasil penelitian di sini masuk daerah tentram, tidak ada gejolak yang berpotensi pada gangguan keamanan dan keselamatan. Adanya jalur koordinasi dengan kepolisian, TNI, tokoh masyarakat, ormas dan unsur kemasyarakatan lainnya dalam menjaga keamanan daerah,

Dan ini sekadar mengingatkan pula buat Pemerintah pusat melalui Kementerian Pertahanan (Kemenhan) mewacanakan pemindahan industri pertahanan dari Pulau Jawa ke Pulau Sumatera. Provinsi Lampung atau tepatnya Kabupaten Tanggamus dinilai cocok untuk dikembangkan sebagai Industri Pertahanan. Bahkan sebagai keseriusannya Menhan RI Ryamizard Ryacudu melakukan kunjungan ke Tanggamus,Kamis (24/8) 2017 lalu."Tegas Raja Agung"

“”Kami sudah melaksanakan survei ke beberapa daerah untuk menentukan lokasi yang cocok untuk membangun industri pertahanan dan KIM ini lokasinya cocok, sebab dari segi lahan luas, lautnya tidak dangkal dan tidak terlalu rawan dengan gempa sehingga memungkinkan untuk industri perkapalan seperti pembuatan kapal selam,” "ujar Ryamizard kala itu".

Tak lama dari Kunker Menhan ke Tanggamus, Mahasiswa Program Pasca Sarjana Unhan kemudian melakukan kuliah kerja dalam negeri (KKDM) yang dimaksudkan untuk melakukan penelitian dan riset apakah cocok Kabupaten Tanggamus tepatnya di kecamatan Kotaagung Timur –Limau dan Cukuhbalak dikembangkan menjadi industri pertahanan."Pungkas Raja Agung Nusantara". Ahad, 13/9/2020.

[zombify_post]

Leave a Reply