Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Bandung Dorong Pemerintah Penuhi Kelangkaan Pasokan Oksigen di RSUD

  • Bagikan
Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Bandung Dorong Pemerintah Penuhi Kelangkaan Pasokan Oksigen di RSUD

LIPUTAN4.COM, BANDUNG – Hasil pantauan awak media liputan4.com, pada Minggu (18/07), di RSUD Cicalengka sejak tanggal 18 Juli 2021, pihak RSUD tidak menerima pasien sesak nafas akibat pasokan oksigen yang terlambat.

Hal ini terjadi karena banyaknya pasien yang masuk secara hampir bersamaan sehingga kebutuhan oksigen menjadi meningkat dengan cepat, sedangkan pasokan oksigen ke rumah sakit terlambat.

Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Bandung, Moch. Luthfi Hafiyyan mendesak pemerintah Kabupaten Bandung untuk segera menangani kelangkaan oksigen di sejumlah rumah sakit (RS). Sebab, saat ini oksigen menjadi kebutuhan utama di tengah pandemi COVID-19.K

” Kebutuhan oksigen merupakan kebutuhan utama dalam penanganan pasien Covid-19. Karena itu, segala upaya harus dilakukan agar suplai oksigen ke rumah sakit tetap dapat terpenuhi, ” kata Luthfi kepada Liputan4.com saat di konfirmasi melalui pesan whatsapp, Senin (19/7/2021).

Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Bandung ini menambahkan jika dirinya sudah mendapat keluhan dari masyarakat dan juga rumah sakit mengenai kelangkaan oksigen sejak wilayah Kabupaten Bandung diterapkan sebagai zona merah.

“ Saya banyak menerima laporan dari masyarakat Kabupaten Bandung, mengeluh soal kelangkaan oksigen ini. Bahkan rumah sakit pemerintah pun mengalami hal yang sama, ” kata Luthfi.

Oleh sebab itu, Luthfi menegaskan kekurangan oksigen ini menjadi persoalan serius, sebab akan menyebabkan terkendalanya perawatan pasien di rumah sakit maupun yang melakukan perawatan mandiri di rumah, ” tegasnya.

Lanjut Luthfi, Pemerintah Daerah dalam hal ini Dinas Kesehatan Kabupaten Bandung harus selalu memantau pasokan oksigen di tiap RSUD, karena oksigen sangat diperlukan dalam menangani pasien covid-19.

” Ada beberapa langkah yang harus segera di lakukan Dinas Kesehatan Kabupaten Bandung, diantaranya : 1. Melakukan pengontrolan stok oksigen di tiap RSUD di Kabupaten Bandung, 2. Tidak memesan mendadak untuk pasokan oksigen, 3. Mencari pasokan oksigen yang bisa memenuhi kebutuhan dengan cepat, dan 4. Harus memiliki stok oksigen cadangan “.

” Karena kebutuhan oksigen di masa pandemi covid- 19 ini sangat banyak, ” jelas Luthfi.

Luthfi berharap dalam satu dua hari ke depan kelangkaan pasokan oksigen tersebut dapat segera di atasi. Karena keselamatan rakyat adalah hukum tertinggi atau Salus Populi Suprema Lex Esto.

Penulis : kuswandi

Print Friendly, PDF & Email
Bagaimana Reaksi Anda?
Suka
Suka
0
Waww
Waww
0
Haha
Haha
0
Sedih
Sedih
0
Lelah
Lelah
0
Marah
Marah
0
  • Bagikan