Ketua Baznas Kalsel: keberhasilan Baznas Kalsel Tidak Terlepas dari Peran Muzaki

Ketua Baznas Kalsel: Keberhasilan Baznas Kalsel Tidak Terlepas Dari Peran Muzaki

Liputan 4.com, Banjarmasin – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) mengapresiasi kinerja Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kalsel yang telah menginisiasi Program Bakti Banua.

Hal ini diutarakan Gubernur Kalsel, H Sahbirin Noor, yang diwakili Asisten III bidang Administrasi Umum, Adi Santoso SSos MSi, disela launching program Bakti Banua yang dilaksanakan di Gedung Mahliagi Pancasila, Banjarmasin, Rabu (29/9) pagi.


Peluncuran dilakukan Asisten III Administrasi Umum Setda Provinsi Kalsel, Adi Santoso, dilanjutkan penyerahan bantuan simbolis kepada salah satu anak yatim yang orangtuanya meninggal positif Covid-19.

“Terima kasih dan apresiasi saya kepada Baznas Kalimantan Selatan yang telah menginisiasi Program Bakti Banua,”ucapnya.

Menurut Adi, Program Bakti Banua ini sangat membantu Pemprov Kalsel dalam penanggulangan pandemi Covid-19 dalam sektor ekonomi.

“Dengan Program Bakti Banua ini, Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan sangat merasa terbantu, seperti bantuan yang diberikan bagi UMKM, bantuan bagi alim ulama, khususnya medical check up. Juga bantuan bagi anak yatim dan lansia, paket sembako, paket hidangan bagi warga yang melakukan Isolasi mandiri (Isoman), makanan bagi nakes, serta bantuan bagi warga yang terdampak PHK,” tuturnya.

Adi berharap, dengan adanya Program Bakti Banua ini dapat membantu perekonomian masyarakat yang terdampak pandemi Covid-19.

Di sisi lain, Ketua Baznas Kalsel, Drs H Irhamsyah Syafari, mengatakan, keberhasilan Baznas Kalsel tidak terlepas dari peran muzaki (pemberi zakat). Baik yang individu maupun yang berasal dari instansi.

“Keberhasilan Baznas Kalsel tidak terlepas dari peran para muzaki yang telah menyisihkan sebagian hartanya untuk menunaikan zakat di tempat kami, baik secara individu maupun Instansi,” ucapnya.

Sebagai informasi, sampai saat ini BAZNAS Kalsel telah menerima dana sebanyak Rp10.134.029.779, dan telah menyalurkan sebanyak Rp5.813.274.196 kepada para mustahiq penerima manfaat. (NdL4)