PASPARAWI XIII SE-TANAH PAPUA

Ketua AMPG Lutim: Kemampuan TP Pimpin Partai Besar Dipertanyakan

Pewarta: Biro Luwu Timur Topik: News, Politik, Sulawesi Selatan
  • Bagikan
Ketua AMPG Lutim: Kemampuan TP Pimpin Partai Besar Dipertanyakan

Luwu Timur- Bola panas menggelinding di internal partai Golkar selepas terbitnya SK Plt Ketua dan Plt Sekretaris DPD Partai Golkar Kabupaten Luwu Timur oleh Taufan Pawe (TP) selaku ketua DPD Golkar Provinsi Sulawesi Selatan. Pergantian pengurus DPD Golkar Luwu Timur dianggap tidak beralasan oleh beberapa pengurus inti Golkar Luwu Timur.

Nada penolakan terhadap penunjukan plt baru ini datang dari salah satu pengurus inti sekaligus Ketua AMPG Luwu Timur, Muhammad Chaedir.(14-08-2021).

“Selain tidak beralasan, penunjukan Plt dengan Plt lagi itu tidak ada aturannya dan sangat tendensius. Bila TP menganggap plt terdahulu gagal melaksanakan musda, itu juga tidak benar karena tanggal 23 Januari 2021 lalu pengurus Golkar Luwu Timur telah melakukan rapat pleno dimana salah satu hasilnya adalah menetapkan panitia musda artinya Luwu Timur siap melaksanakan musda tapi DPD 1 Golkar Sulawesi Selatan tidak pernah memberikan jadwal musda untuk Luwu Timur,” Ungkap Chaedir.

Ketua AMPG Lutim: Kemampuan TP Pimpin Partai Besar Dipertanyakan

Menurut Chaedir yang juga ditunjuk sebagai ketua panitia musda tersebut bahwa tidak lama setelah rapat pleno tersebut, beberapa panitia musda melakukan konsultasi persiapan pelaksanaan musda kepada pengurus DPD Golkar Provinsi Sulawesi Selatan.

“Panitia Musda sudah konsultasi dengan DPD Provinsi, dan ketua TP hadir. Mestinya rapat tersebut adalah konsolidasi pra musda tapi kami diperintahkan melaksanakan agenda terselubung dari TP yang seakan akan mengebiri nilai demokrasi dalam musda nantinya dan lebih parahnya lagi karena diungkapkannya penilaian subjektif dan personalisasi terhadap beberapa kader Golkar Luwu Timur yang selama ini dianggap tidak sejalan dengan dia,” Ungkap Chaedir dengan nada tinggi.

“Memimpin partai besar butuh keterampilan khusus dalam mengelola konflik dalam partai dan sudah banyak masalah yang terjadi dalam partai Golkar sejak TP menjadi ketua sehingga layak dipertanyakan kemampuannya dalam pimpin partai besar,” pungkas tokoh muda golkar Luwu Timur ini.

Print Friendly, PDF & Email
  • Bagikan