Kepala Desa Lebak Budi Membantah Pemberitaan Adanya Pemotongan BLT Di Desanya

Kepala Desa Lebak Budi Membantah Pemberitaan Adanya Pemotongan Blt Di Desanya
STIK FAMIKA

LIPUTAN4.COM, PANANG ENIM, MUARA ENIM
Di sinyalir bahwa bantuan langsung tunai (BLT) yang bersumber dari dana Desa (DD) tahun anggaran 2020 diduga adanya pemotongan oleh oknum pemerintah Desa Lebak Budi, Kecamatan Panang Enim, Kabupaten Muara enim, Sumatera Selatan, Sabtu 23 Mei 2020.

Menurut Informasi yang dihimpun oleh Awak media,Kordinator DPC Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM), Geram Banten Indonesia Kabupaten Muara Enim, M. Ahda Wijaya ST, Kamis (21/5/2020). Membenarkan bahwa adanya pemotongan Dana BLT berdasarkan pantauan yang bersumber dari masyarakat setempat yang nama nya minta tidak ditulis membeberkan, dimana penyaluran dana bantuan bagi warga yang terdampak wabah covid-19 di desa nya menuai masalah, sejumlah warga mengakui dana yang diterima tidak utuh. ungkapnya.


Akan tetapi KABRINUDIN selaku Kades lebak Budi membatah atas pemberitaan yang di terbitkan oleh media Liputan4.com pada 23 Mei 2020 yang berjudul “DPC.Muara Enim.Lsm Geram Banten Indonesia Kecam Penyunatan Dana BLT”.

“ Dengan ini kami pemerintah desa Lebak Budi tidak membenarkan atas pemberitaan tersebut, dengan alasan bahwa :

1. Pemerintah desa lebak budi menyalurkan dana bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT DD) sebesar Rp. 600,000,- (Enam Ratus RIbu Rupiah) Kepada masing masing KPM BLT DD, yag disalurkan melalui Rekening BRI sesuai nama masing masing KPM. (Bukti penyaluran dana terlampir dalam surat hak jawab ini, dan menjadi satu kesatuan yang tak terpisahkan)

2. Penyerahan buku tabungan dan Kartu Anjungan Tunai Mandiri (ATM) dilakukan oleh Kepala Desa dibantu ketua Rukun Tetangga (RT).

3. Penarikan Uang Dana BLT-DD tersebut sebagian dilakukan di Agent BRILINK yang ada di desa lebak budi A/N Warung Fadel, secara mandiri oleh masyarakat, sebagian lain dilakukan penarikan di agent BRILINK lain, ataupun Mesin ATM yang ada.

4. Pemerintah desa lebak budi menolak pernyataan “oknum kadus yang membagikan BLT tersebut juga fiktif alias belum ada SK”. Terkait status perangkat desa, silahkan konfirmasi langsung ke desa maupun pemerintah kecamatan yang memberikan rekomendasi. Bantahnya.

Kepala Desa Lebak Budi Membantah Pemberitaan Adanya Pemotongan Blt Di Desanya

Dari sanggahan Kepala Desa tersebut diatas, pihak Awak Media melakukan confirmasi kepada M.Ahda LSM GERAM menyanggah akan hak jawab yang di berikan oleh kades lebak budi (kabrinudin/red) , menurutnya “ Sesuai dengan :

1. Permendes No 6 tahun 2020, bahwa besaran Bantuan BLT DD untuk tiap KK penerima manfaat BLT DD sebesar Rp. 600.000

2. Surat Dirjen PPMD No 10/PRI-00/IV/2020 tgl 21 April 2020 bhw BLD DD dapat disalurkan dengan cara Tunai dan Non Tunai

3. Dari semua Peraturan yang kami baca tentang BLT DD, tidak ada kami temukan boleh melakukan pemotongan atau dengan alasan Biaya Administrasi. Menindak Lanjuti Hal Sanggahan dari pihak Pemdes Lebak Budi tentang Biaya Administrasi BRI Link, mengapa penyaluran Tahap I BLT DD beberapa penerima manfaat mengaku menerima uang Tunai, bukan mereka menarik sendiri ke BRI Link sebagaimana yang dijelaskan pihak Pemdes Lebak Budi” Jelas Ahda LSM GERAM via whats appnya.

Dalam hal ini, perlu di lakukan penyidikan hukum oleh pihak penegak hukum setempat, agar permasalahan dugaan sunat menyunat atau pungli ini dapat jelas dan terang dimuka hukum dan publik Tutup M.Ahda

Print Friendly, Pdf & Email