Kenius Kogoya : Mandala Itu Aset Pemerintah, yang Mau Pakai Datanglah Bicara Baik-Baik

  • Bagikan
Kenius Kogoya : Mandala Itu Aset Pemerintah, yang Mau Pakai Datanglah Bicara Baik-Baik

Liputan4 – Jayapura |Viral di media sosial Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Papua mengeluarkan surat yang ditujukan kepada Managemen Persipura Jayapura terkait tidak diberikan izin penggunaan Stadion Mandala sebagai tempat penyelenggaraan Kompetisi Sepak Bola Asian Football Confederation (AFC) tahun 2021.

Surat KONI Papua tersebut nomor : 196/Umm/KONI-Papua/IV/2021 yang terbit tanggal 23 April 2021 perihal penggunaan Stadion Mandala yang menindaklanjuti surat Ketua Umum Pengurus Club Sepak Bola Persipura Jayapura nomor : 038/PERSIPURA/IV/2021 tanggal 16 April 2021 perihal izin penggunaan Stadion Mandala untuk Kompetisi AFC tahun 2021.

Saat ditemui Liputan4.com (24/04/2021), Kenius Kogoya sebagai Sekretaris Umum KONI Papua membenarkan surat yang beredar tersebut yang ditujukan untuk Managemen Persipura Jayapura terkait pengunaan Stadion Mandala yang saat ini masih dalam proses rehap dan juga pemeliharaan serta untuk persiapan Pekan Olaharaga Nasional (PON) XX di Papua tahun 2021.

“ Mandala itu aset Pemerintah Provinsi yang kebetulan dipercayakan KONI untuk mengurus dan mengelolah aset tersebut dan kami mengeluarkan surat itu karena kami tidak diberitahu secara jelas menyangkut dengan jadwal dari pertadingan AFC itu sendiri, tidak jelas buat kami” tegas Kenius.

Ia juga menjelaskan bahwa ketidakjelasan tersebut akan sangat menganggu terkait kegiatan PON karena di bulan September sebelum pelaksanaan PON tanggal 2 Oktober 2021 cabang olahraga Sepak Bola sudah melakukan babak penyisihan sehingga pihaknya menghawatirkan ada jadwal pertandingan yang bertabrakan.

“Surat kami itu di ekspos di media sosial dan ditanggapi negative oleh semua Persipura Mania saya kira secara etika managemen Persipura juga tidak boleh menaikkan di media sosial,” kata Kenius.

Kenius mengharapkan ketika managemen Persipura tidak puas dengan surat yang dikeluarkan maka pihaknya meminta untuk datang dan berikan penjelasan maka KONI Papua juga akan dapat memberikan penjelasan terkait alasan keluarnya surat tersebut.

“Setelah surat itu keluar Perisipura belum pernah datang menyampaikan kira-kira seperti apa, komunikasipun sampai sekarang belum, bahkan kita kaget surat itu sudah di ekspos di mana mana di media sosial, seharusnya gk boleh karena itu nuansa provokatif” jelasnya.

Ia mengatakan bahwa dirinya suka dan cinta dengan Persipura karena Persipura itu bukan hanya milik warga Kota tetapi sudah menjadi icon kebanggaan masyarakat Papua maka pihaknya berharap agar managemen dapat melakukan komuikasi yang baik terkait agenda-agenda Persipura.

“Apakah orang-orang yang mengurus Persipura itu secara terbuka managemennya dan lain sebagainya, komunikasi seperti ini saja sangat tertutup, asset pemerintah yang mau dipakai datanglah bicara baik-baik jangan seolah – olah kita KONI yang salah, disoroti dan segal macam, saya pikir ini komunikasi yang kurang bagus, mudah mudahan tidak terjadi di waktu waktu yang akan datang,” ujarnya.

Terkait surat tersebut Kenius Kogoya mengharapkan adanya komunikasi yang baik dan keterbukaan terkait jadwal pertandingan dari kompetisi AFC yang diikuti oleh Persipura Jayapura.

“ Managemen Persipura harus lebih terbuka, komunikasinya harus lebih bagus, ini klub besar. Persipura itu klub besar dia sudah go internasional jadi managemennya harus bagus,” pungkasnya.

Penulis: Akim
Editor: Makatita

 

 

 

 

Print Friendly, PDF & Email
Bagaimana Reaksi Anda?
Suka
0
Suka
Waww
0
Waww
Haha
0
Haha
Sedih
0
Sedih
Lelah
0
Lelah
Marah
0
Marah
  • Bagikan
Selamat Hari Raya Idul Fitri