Kenius Kogoya: Keliru dan Tidak Etis Jika Wali Kota Jayapura Tolak Jadi Klaster Penyelenggaran PON

Iwan Makatita - Nasional, Papua
  • Bagikan
Kenius Kogoya: Keliru dan Tidak Etis Jika Wali Kota Jayapura Tolak Jadi Klaster Penyelenggaran PON
Kenius Kogoya (Sekretaris Umum KONI Papua, (Dok/ Foto: Akim)

JAYAPURA| Terkait pernyataan Wali Kota Jayapura yang menolak menjadi klaster penyelenggara PON XX di Papua, Sekretaris Koni Papua mengatakan bahwa itu bukan pernyataan sebagai seorang pemimpin.

Kenius Kogoya selaku Sekretaris Umum KONI Papua mengatakan bahwa PON ini adalah event Nasional yang Papua menjadi tuan rumah sehingga Pemerintah Kota Jayapura, Kabupaten Jayapura, Mimika dan Merauke yang menjadi klaster penyelenggara wajib mendukung.

“Pernyataan pak Wali Kota itu keliru sebagai pemimpin tidak etis kalau ngomong seperti itu, karena ini agenda Nasional yang siapapun harus menerima itu dan mendukung kegiatan,” ujar Kenius Jumat, (28/5/2021).

Ia juga menambahkan bahwa PON merupakan event olahraga yang diselenggarakan setiap 4 tahun sekali dan Papua pada tahun 2021 dipercayakan sebagai tuan rumah yang merupakan sebuah kebangkitan olahraga dan sebagai percepatan pembangunan dari semua aspek di wilayah Timur Indonesia.

“Papua berbatasan langsung dengan wilayah Negara tetangga daerah Pasifik, dari aspek politik ini luar biasa sehingga ketika PON sukses di Papua itu artinya Indonesia sukses membangun di Papua,” jelasnya.

Kenius juga mengharapkan sebagai seorang pemimpin untuk sama-sama mendukung suksesnya PON sehingga terjadi perubahan dari berbagai dimensi di Papua agar masyarakat juga dapat merasakan manfaat dari penyelenggaraan PON XX di Papua.

“Kalau ada hal-hal yang kurang, mungkin dalam hal koordinasi dengan PB PON atau apa silahkan itu dibicarakan di dalam, tapi sebagai seorang pemimpin harus wajib mendukung bagaimana sukses penyelenggaraan PON,” harapnya.

Terkait belum ada kejelasan anggaran yang diturunkan ke klaster penyelenggara, Kenius mengatakan “saya pikir itu hal-hal teknis yang bisa dikoordinasikan Sub PON yang ada di Kota, di Mimika, Merauke dan lain sebagainya itukan sudah ada panitianya. Itu bisa langsung koordinasi dengan PB PON,” ujarnya.

“Tapi kalau bicara soal menolak menjadi tuan rumah itu pemikiran-pemikiran yang saya pikir kurang cerdas,” pungkasnya.

Reporter: Akim.                                                             Editor: Makatita

Bagaimana Reaksi Anda?
Suka
0
Suka
Waww
0
Waww
Haha
0
Haha
Sedih
0
Sedih
Lelah
0
Lelah
Marah
0
Marah
  • Bagikan