PPDB KOTA MEDAN 2022

Kembali beroperasi bebas, Warung remang remang Unang lupa diduga dijadikan tempat praktik prostetusi dan menjual minuman keras mengandung alkohol

Kembali Beroperasi Bebas, Warung Remang Remang Unang Lupa Diduga Dijadikan Tempat Praktik Prostetusi Dan Menjual Minuman Keras Mengandung Alkohol

WAY KANAN, Warung remang remang Unang lupa, Yang berada di kampung Way tuba, kecamatan Way tuba, kabupaten Way kanan-Lampung, kembali beroperasi bebas setelah beberapa setahun yang lalu pernah di tutup total oleh aparat pemerintah kabupaten Way kanan dan Aparat penegak hukum wilayah kabupaten Way kanan.

Berdasarkan pemantauan Team liputan4.com di lokasi beberapa bulan terakhir ini, Warung remang remang Unang lupa tersebut kembali di buka bebas dan diduga dijadikan tempat praktik prostetusi serta menjual minuman keras yang mengandung alkohol yang mana dapat menyebabkan pengguna hilang kesadaran dan tidak menutup kemungkinan dapat melakukan tidakan kriminal dan kekerasan.Kembali Beroperasi Bebas, Warung Remang Remang Unang Lupa Diduga Dijadikan Tempat Praktik Prostetusi Dan Menjual Minuman Keras Mengandung Alkohol


Bukan hanya itu, Keberadaan Warung remang remang Unang lupa menurut Ustad Syaifullah yang merupakan pengasuh pondok pesantren Hidayatullah – Way tuba, Dapat membawa pengaruh buruk terhadap pesantren nya, hal di ungkapkan ustad Syaifullah pada sa’at di konfirmasi team liputan4 di rumah kediaman nya.

Menurut Ustad Syaifullah Warung remang remang tersebut telah membuat kontra produktif terhadap pondok pesantren Hidayatullah. Bagaimana tidak, Lokasi warung remang remang tersebut berdampingan langsung dengan pondok pesantren Hidayatullah Way tuba, maka dengan kembali di buka nya warung Unang lupa tersebut Yang mana telah diketahui bersama atau merupakan rahasia umum bahwa warung Unang lupa merupakan tempat hiburan malam, Sehingga secara tidak langsung dapat merusak citra nama baik Pondok pesantren Hidayatullah

Ustad Syaifullah juga menuturkan, pihak nya telah meminta pihak kecamatan Way tuba untuk dapat menutup atau minimal meminimalisir tempat tersebut, Namun sejauh ini belum ada tindakan apapun. Diri nya berharap Kepada Bupati Way kanan H. Raden Adipati Surya S.H., M.M untuk dapat memberikan solusi terhadap warung Unang lupa tersebut, Karena menurut ustad Syaifullah selain membawa dampak buruk terhadap pondok pesantren Hidayatullah Way tuba, Warung remang remang Unang lupa juga dapat berpengaruh buruk terhadap kampung Way way tuba, dan tidak menutup kemungkinan dapat meningkatkan tindakan kriminal seperti salah satunya pencurian dan kekerasan.” Ungkap Ustad Syaifullah

Sementara, Kepala satuan Polisi pamong praja kabupaten Way kanan Edi Supriyanto sejauh ini belum dapat di mintai keterangan terkait adanya warung remang remang Unang lupa, Beberapa kali team liputan4 mencoba melakukan komunikasi melalui via telpon WhatsApp namun tidak di angkat.

Print Friendly, Pdf & Email