LIPUTAN4.COM
Berita Online Indonesia, Berita Harian, Kabar Terbaru Terkini. Situs Berita Terpercaya dari Politik, Peristiwa, Ekonomi, Bisnis, Kriminal dan Teknologi

Keluhan Masyarakat Bonle’u Terjawab, Kini Miliki Jembatan Gantung.

0 970

Soe.liputan4.com

Keluhan dan kerinduan masyarakat Desa Bonle’u Kecamatan Tobu Kabupaten Timor Tengah Selatan memiliki jembatan  kali Nobesi  yang menghubungkan dengan Desa Noepesu Kecamatan Miomafo Barat Kabupaten TTU akhirnya terjawab sudah.

Meski cuma jembatan gantung yang dibangun oleh TNI di Yonif 132 Bhima Shakti Eban Kecamatan Miomafo Barat TTU itu khususnya untuk kendaraan beroda dua dan aktifitas masyarakat, namun hal tersebut sangat  memudahkan dan  membantu.

Hal ini dikatakan  Kepala Desa Bonle’u Kornelius Anin dan Kepala Desa Noepesu, Yosep Mamo melalui  sambungan telepon, Minggu (28/6).

Menurut Kepala Desa  Bonle’u Kecamatan Tobu Kabupaten TTS Kornelius Anin, pembangunan jembatan gantung tersebut oleh anggota TNI yang bertugas di Eban Ibu Kota Kecamatan Miomafo Barat Kabupaten TTU berlokasi di Kali Noebesi. Kali tersebut menghubungkan TTS dan TTU. Sehingga dengan adanya kerja sama yang baik antara TNI di Eban bersama masyarakat baik di Noepesu dan Bonle’u sangat berterima kasih.

Jembatan penghubung tersebut menjadi keluhan dan kerinduan masyarakat, sebab ketika musim hujan tidak bisa dilintasi karena banjir. Dengan adanya inisiatif anggota TNI yang bertugas di Eban Ibu Kota Kecamatan Miomafo Barat Kabupaten TTU, mendapat partisipasi yang tinggi dari masyarakat, sebab kerinduan masyarakat terjawab.

Kornelius mengatakan pekerjaan jembatan gantung secara swadaya. Namun, sebagian besar bahan atau material menjadi tanggungan TNI yang berada di Eban, sedangkan kayu, pasir dan batu itu swadaya masyarakat dari kedua desa tersebut.

“Saya atas nama masyarakat Desa Bonle’u berterima kasih kepada TNI di Eban dan juga Kepala Desa Noepesu Yosep Mamo beserta masyarakatnya yang juga berpartisipasi untuk menyelesaikan pekerjaan jembatan gantung ini,”Ucapnya.

Sementara itu Kepala Desa Noepesu Kecamatan Miomafo Barat Kabupaten TTU, Yosep Mamo mengatakan masyarakat dari kedua desa yakni Desa Bonle’u TTS dan Desa Noepesu TTU terlibat hanya  membantu untuk menyelesaikan pekerjaan jembatan dengan volume pekerjaan 85 meter yang merupakan inisiatif anggota TNI di Yonif 132/BS TTU.

Masyarakat  kedua desa  sangat antusias sebab salah satu kerinduan masyarakat dari kedua desa tersebut adalah jembatan penghubung di kali Noebesi yang menghubungkan TTS dan TTU.
“Terima kasih kami sampaikan kepada TNI di Yonif 132/BS TTU dan masyarakat Bonle’u yang mengambil bagian untuk bersama membangun jembatan gantungan ini”,ujarnya

Yosep mengatakan pekerjaan jembatan gantung yang menghubungkan TTS dan TTU itu dipastikan waktu pelaksanaan selama satu Minggu. Oleh karena itu, masyarakat dari kedua desa itu akan terus mengambil bagian untuk bersama membangun jembatan gantung tersebut, walaupun hanya untuk kendaraan beroda dua dan aktifitas masyarakat tetapi sangat memudahkan.

Lanjutnya,anggota TNI di Yonif 132/BS TTU selain berinisiatif untuk membangun jembatan juga menyiapkan bahan-bahan lainnya seperti besi, samen, bout dan aksesoris lainnya sedangkan masyarakat hanya swadaya pasir, batu dan kayu. (Sys)

Pemda Pamekasan
Loading...

Situs web ini menggunakan cookie untuk meningkatkan pengalaman Anda. Kami akan menganggap Anda setuju dengan ini, tetapi Anda dapat menyisih jika mau. Terima Baca selanjutnya