News  

Keluarga Besar Kaca Akan melaksanakan Acara Adat (We’e Mbaru Gendang) memasuki rumah Gendang Baru

Manggarai,LIPUTAN 4.COM– masyarakat adat gendang kaca akan melaksanakan ritual adat memasuki rumah gendang (we’e mbaru gendang), di Kaca,Desa Wae Ajang, Kecamatan Satarmese, Kabupaten Manggarai, menjadi awal kebangkitan dari keluarga besar kaca.

Pelaksanaan acara adat ini dilaksanakan sesuai aturan dan norma yang terkandung dalam falsafah hidup Masyarakat adat gendang kaca yaitu (Nai Ca Anggit tuka ca leleng, muku ca pu’u neka woleng curup,teu ca ambong neka woleng lako,neka koas neho kotas, neka behas neho kena) .


Dalam kegiatan pelaksanaan acara adat memasuki rumah gendang baru (We’e Mbaru gendang weru) ini , hampir 500 keluarga besar kaca berpartisipasi dalam kegiatan pelaksanaan acara adat ini.

KULIAH GRATIS BEASISWA

“Senada dengan itu ,Darius Depong salah satu tu’a Adat (Kepala Gendang) kaca , ia menyampaikan sebelum kegiatan we’e Mbaru Gendang (Memasuki rumah Gendang baru) itu Masyarakat adat gendang kaca mengawali dengan Ritual Renang Sopo dan Kegiatan ini yang menjadi hewan kurban adalah anjing sebagai lambang dapur adat gendang, dan sehabis ritual renang sapo itu, baru ritual adat we’e mbaru dilaksanakan, dimana ada dua hewan yang menjadi kurban dalam ritual ini, yaitu Babi yang di lambangkan sebagai ucapan Terimakasih kepada leluhur dan hewan yang mengakhiri kegiatan ini adalah ayam yang melambangkan sebagai piring persembahan kepada leluhur”.

Dan masyarakat adat Gendang kaca berharap dengan pelaksanaan kegiatan ritual adat (we’e mbaru) gendang ini, dapat menciptakan persaudaraan dan perdamaian antara satu sama lain.