x

Kado ke-64 HBA, Kejari Mempawah Setorkan Rp 747 Juta Pengembalian Uang Korupsi BP2TD ke Kas Negara

waktu baca 2 menit
Kamis, 11 Jul 2024 20:40 0 64 Nugroho Tyo

MEMPAWAH – Kejaksaan Negeri (Kejari) Mempawah melaksanakan Press Release penyerahan uang pengganti dan denda sebesar Rp 747 juta ke kas negara, perkara kasus korupsi pembangunan Balai Pendidikan dan Pelatihan Transportasi Darat (BP2TD) Mempawah sumber dana APBN TA 2016.

Press Release tersebut dipimpin langsung oleh Plh Kajari Mempawah Elvin, di Kantor Kejari Mempawah, Jalan Raden Kusno, Mempawah Hilir, Kabupaten Mempawah, Kamis 11 Juli 2024.

Di hadapan awak media, Elvin menyampaikan bahwa dalam Press Release tersebut Kejari Mempawah akan menyerahkan uang pengganti dan denda kepada kas negara sebesar Rp 747 juta terkait perkara korupsi yang telah diputuskan oleh Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Pada pengadilan Negeri Pontianak, yakni perkara korupsi Pembangunan Balai Pendidikan dan Pelatihan Transportasi Darat (BP2TD) Mempawah sumber dana APBN TA 2016.

Elvin mengatakan, uang pengganti atau denda yang disetorkan ke Kas Negara tersebut merupakan uang dari tiga orang terpidana yakni AR, IW, dan RA.

“Tiga terpidana ini ialah AR selaku ketua Pokja Unit Layanan Pengadaan (ULP) Pusat Pengembangan SDM Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan Republik Indonesia. Kedua IW sebagai Pimpinan Cabang PT Dharma Perdana Muda yang menjadi KSO dari PT Rajawali Sakti Kalbar. Terpidana ketiga yakni RA selaku Team Leader Konsultan Manajemen Konstruksi PT Artefak Arkindo,” jelas Elvin.

Elvin menyampaikan, tiga terpidana tersebut sebelumnya diputuskan telah melakukan penyalahgunaan wewenang dalam kegiatan lelang dan pembangunan gedung Balai Pendidikan dan Pelatihan Transportasi Darat (BP2TD) Regional Kalimantan Barat sumber dana APBN TA 2016.

“Adapun sebelumnya kami telah menerima titipan uang dari ketiga terpidana tersebut sebesar Rp 662 juta, dengan rincian terpidana AR sebesar Rp 352 juta, terpidana IW sebesar Rp 250 juta, dan terpidana RA sebesar Rp 60 juta. Kemudian, kemarin kami menerima lagi pelunasan uang pengganti dari keluarga IW dan penasihat hukum RA, sehingga totalnya Rp 747 juta rupiah rupiah yang akan disetorkan ke kas negara,” jelas Elvin.

Elvin menyampaikan uang pengganti ini nantinya akan diserahkan ke kas negara melalui Bank sebagai Pendapatan Negara Bukan Pajak (PNBP) dari Kejaksaan Negeri Mempawah.

“Ini merupakan kado dari Kejari Mempawah dalam rangka menyambut Hari Bhakti Adhiyaksa ke-64 pada 22 Juli 2024,” tegasnya.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Stik Famika Makassar
LAINNYA
x
x