"MARI SIAPKAN JIWA RAGA UNTUK MENJEMPUT KEAGUNGAN LAILATUL QADAR DAN KITA SEMUA MENJADI PILIHANNYA UNTUK MENDAPATI RAHMAT DAN MAGFIRAH-NYA DAN KEMBALI MENJADI HAMBA YANG DIKASIHI. MARHABAN YA RAMADHAN.""JIKA HATI SEPUTIH AWAN, JANGAN BIARKAN IA MENDUNG. JIKA HATI SEINDAH BULAN, HIASI DENGAN SENYUMAN. MARHABAN YA RAMADHAN. MOHON MAAF LAHIR DAN BATIN. SELAMAT MENUNAIKAN IBADAH PUASA."

Kapolres Nias Terima Aksi Mahasiswa Yang Tergabung Di Organisasi Cipayung

  • Bagikan
Kapolres Nias Terima Aksi Mahasiswa Yang Tergabung Di Organisasi Cipayung

LIPUTAN4.COM – GUNUNGSITOLI, Mahasiswa yang tergabung dalam organisasi Cipayung(GMNI, GMKI, dan PMKRI) Gunungsitoli-Nias melakukan aksi dengan tuntutan terhadap oknum polisi pelaku pemukulan terhadap mahasiswa yang terjadi pada aksi di depan kantor Dinas Kesehatan Nias, pada Selasa (03/11) lalu diterima oleh Kapolres Nias.

Tuntutan itu disampaikan ratusan mahasiswa di depan Mapolres Nias, Rabu (04/11) Pukul 11.30 wib

 

Aksi Demonstrasi saat terobosan Portal penjagaan
(Photo : Aksi Mahasiswa Yang Tergabung Di Organisasi Cipayung terobosan Portal penjagaan)

Unjuk rasa tersebut mendapat pengawalan ratusan personel Polres Nias diwarnai aksi dorong mendorong antara mahasiswa pendemo dengan pihak polisi yang sedang bertugas.

“Menuntut dan mendesak Kapolres Nias untuk menindaklanjuti dan memproses secara hukum oknum Polisi yang diduga melakukan pemukulan terhadap mahasiswa yang menyampaikan aspirasinya di depan Kantor Dinas Kesehatan Kabupaten Nias pada Selasa lalu,” ucap Kelompok Cipayung itu.

Selain dihukum sesuai hukum yang berlaku, mahasiswa juga meminta oknum Polisi tersebut dihadirkan didepan mereka dan dihukum secara adat karena yang dipukul adalah seorang perempuan.

Menanggapi tuntutan mahasiswa, Kapolres Nias AKBP Wawan Iriawan turun menemui pendemo untuk melakukan mediasi dan mendengar aspirasi mereka. Namun, jawaban Kapolres Nias tidak membuat mahasiswa puas dan lebih memilih mendesak menerobos portal penjagaan untuk mengeluarkan teman mereka yang diamankan aparat.

Tidak lama kemudian, Kapolres Nias Selatan AKBP Arke Furman Ambat yang bertepatan berkunjung di Polres Nias mencoba menemui dan meredam situasi para mahasiswa.

“Apa yang menjadi aspirasi kawan-kawan kita bersabar dan mohon tertib. Teman kalian yang diamankan saya jamin mereka sehat dalam keadaan walfiat, dan tentang kejadian di Dinas kesehatan Nias muda-mudahan ada jalan keluar yang terbaik,” ujarnya.

Lebih lanjut Arke F. Ambat mengatakan, untuk permasalahan anggota, apabila terbukti melakukan pelanggaran akan ditindak tegas sesuai prosedur, “Untuk itu mohon bersabar kepada rekan-rekan mahasiswa semua sambil menjaga ketertiban,” ucapnya.

Sekitar setengah jam kemudian, tiga pimpinan aksi mewakili pihak kelompok mahasiswa diperbolehkan masuk ke Polres Nias menjemput lima teman mereka yang diamankan. Sesuai hasil perundingan antara perwakilan Cipayung dan pihak Polres Nias sepakat mengeluarkan pendemo yang diamankan sebelumnya .

Sesudah Pimpinan aksi membacakan Pernyataan sikap, dengan tertip mahasiswa kelompok cipayung membubarkan diri dengan pengawalan dari pihak kepolisian

 

Print Friendly, PDF & Email
  • Bagikan

Channel Liputan4 TV – Live News

Kel. Hj.Rampeani Rachman Gelar Bukber Dan Malam Pisah Bersama Kepala UPBU Timika Syamsuddin Soleman

26
0
0

Desa Bumi daya Dalam Pengelolaan Bumdes patut di jadikan percontohan

45
0
0

Peresmian Usaha Unit Bumdes Maju Bersama Oleh Camat Palas Program one Village one outlet

22
0
0

Trobosan Baru Budidaya Udang Dengan Air Tawar Di Palas

71
0
0