News  

Kakek Sanen, Bertahan Hidup di Gubug Tanpa Dinding.

Kakek Sanen, Bertahan Hidup Di Gubug Tanpa Dinding.

Liputan4.com Lebak-Cihara-Tim Respek Peduli Lebak kali ini menyambangi kediaman Kakek Sanen, di Kampung  Citaritih RT/RW 001/01 Desa Pondokpanjang Kecamatan Cihara Kabupaten Lebak, sungguh miris kondisi gubug tempat tinggalnya, hanya tertutup sebagian dindingnya, selebihnya terbuka. Jumat (21/08/2020)

Sehingga pasti sangat mengganggu jika ada angin dan hujan, dapur yang lebarnya kira-kira satu meteran dengan tungku api pembakaran tempat memasak, di khawatirkan api dapat merambat ke dinding pada saat kakek tidak teliti meletakan kayu bakar.


Kakek Sanen juga mengeluhkan kedua kakinya yang terkena penyakit kulit dan bisul di beberapa bagian tubuh sehingga membuatnya kesakitan.

Delima Humairo Kusnady dari Tim Respek Peduli Lebak mengatakan pada tim liputan4.com, jika melihat dari kondisinya, Lansia ini termasuk Orang Dengan Masalah Kejiwaan (ODMK), bukan ODGJ (orang dalam gangguan Jiwa).

Kakinya yang bermasalah sehingga layak juga apabila didata sebagai difable, komunikasi dengannya cukup nyambung, pertanyaan kami dijawab dengan baik olehnya.

Kami sudah ngobrol dengan RT setempat dan keluarga dari kakek Sanen mengenai apa yang harus dilakukan untuknya. Langkah pertama kami akan buatkan dulu data kependudukannya dan membantunya bisa melakukan rekam e-KTP, ini penting untuk mempermudah pihak terkait membantunya, kata Delima.

 

Kakek Sanen, Bertahan Hidup Di Gubug Tanpa Dinding.
Photo Kondisi Gubug Pak Sanen Saat Tim Respek Lebak Peduli Mengunjungi Rumahnya

Kami juga berencana membantu memperbaiki huniannya dengan mengganti dinding dan atapnya serta memperbaiki bagian dapur agar aman. Hal ini sudah dimusyawarhkan untuk nantinya bisa dikerjakan oleh masyarakat dengan cara gotongroyong. Tak banyak kebutuhannya, hanya GRC sekitar 10 lembar dan asbes 10 lembar, kayu dan lain lain juga sedang diupayakan. Targetnya, rumah itu layak dilihat dan ditinggali. Dirumah itu juga tak ada terpasang listrik, bisa diupayakan KWh untuk disana nanti, ungkap Delima H.Kusnady.

 

Saya mengajak saudara dan rekan, sahabat,j uga para dermawan mari kita peduli dengan lingkungan sekitar kita ternyata masih banyak yang perlu kita bantu, banyak sekali orang-orang kurang beruntung yang ada di sekitar kita, mari kita bantu bersama, makin banyak yang peduli makin baik, mari jangan menunggu, ayo kita mulai dari diri kita sendiri, jaga semangat, salam cinta, pungkas Delima Kusnady.(Hs/Citonk)