Kacab PT.MAF dan MCF Nias Diduga Pelihara Orang- Orang Khusus Penarik Paksa Sepeda Motor

Kacab Pt.maf Dan Mcf Nias Diduga Pelihara Orang- Orang Khusus Penarik Paksa Sepeda Motor

LIPUTAN4.COM – GUNUNSITOLI, Kepala Cabang  PT.MAF & Mega Central Finance(MCF) Nias Santo Zendrato di duga Sediakan orang spsial khusus Penarik  Paksa Motor Supra X 125 CC BB 4245 TB ditangan pemilik Nia’aro Lase Warga Iraonolase Gunungsitoli Alo’oa Kota Gunungsitoli.

Kejadian tersebut terjadi juma’t 25 Juni 2021di sekitaran Market Caritas Kota Gunungsitoli Sumatera Utara yang di lakukan 2 orang  laki-laki diduga Preman Peliharaan Kacap PT. MAF dan MCF kepulauan Nias


Nia’aro Lase Korban keganasan Aksi premanisme dari PT.MCF cabang  Nias sangat menyayangkan dan sedih atas kejadian yang menimpa dirinya.

Nia’aro menjelaskan, awalnya dia meminjam uang di PT.MAF & MCF Cabang Kepulauan Nias untuk keperluan rumah tangga dengan syarat menyerahkan fotokopy STNK sepeda motor milkinya.

“Pada hal saya sudah menyicil selama 10 bulan. Karena pandemi COVID-19, cicilan pinjaman terkendala,” ujarnya.

Meski diakuinya dia mengalami tunggakan namun pihak MCF tidak pernah memberikan surat peringatan (SP) kepada dirinya.

“Hari ini saat saya hendak menjemput anak saya yang bekerja di Market Caritas tiba-tiba datang 2 orang laki-laki kolektor MCF tanpa basa-basi mengatakan kepada saya mana cicilanmu. Saya sudah bilang tidak ada uang. Kemudian kedua yang diduga Preman dari PT.MCF tersebut memerintahkan saya untuk datang ke kantor MCF,” jelasnya.

Karena sedang menjemput anak, Nia’aro meminta waktu. Namun kedua orang itu tidak peduli malah memaksa dirinya menyerahkan sepeda motor miliknya dan membawanya secara paksa.

“Saya di paksa pak untuk menyerahkan Sepeda motor milik saya” Kata Nia’aro kepada sejumlah awak media

Selajutnnya Sejumlah awak media dan LSM mendatangi Kantor PT.MAF &MCF cabang kepulaun nias yng beralamat jl. Diponegoro no 292 kelurahn ilir kota Gusit.

Tiba di kantor MCF  disambut salah seorang staf. Namun saat tengah berbincang-bincang tiba-tiba seorang pria Inisial Bermata Wr datang dan berkata dengan nada keras.

“Saya juga seperti kalian. Saya tau aturan. Saya yang menarik sepeda motornya,” tutur dia.

Sempat terjadi perdebatan  tapi beberapa saat kemudian Kepala Cabang MCF yang mendengar ada perdebatan keluar dari ruangannya.

“Ada apa itu,” tanya dia.

Usai dijelaskan kronologis peristiwanya, Kepala Cabang PT.MAF & MCF Kepulauan Nias mengatakan sepeda motor milik Nia’aro untuk sementara dititipkan.

“Ya motornya kita titipkan di kantor kalau  sudah dilunasi tunggakan cicilannya maka kita kembalikan,” dalihnya.

Sementara Ketua DPC LSM GMICAK Kepulauan Nias Suar Natal Waruwu berpendapat, sikap yang dilakukan kolektor MCF sudah diluar batas seperti Preman jalanan yang tidak punya hati nurani dan perikemanusiaan.

Dia meminta Kacap PT.MAF& MCF cabang  Kepulauan Nias dicopot dari jabatan karena diduga memerintahkan anggotanya bersikap premanisme merampas sepeda motor milik warga di jalan raya.

Tambahnya meminta agar pihak Polres Nias menyelidiki Usaha perkreditan berbentuk koperasi yang dikelola PT.MAF dan MCF karena kami menduga bahwa usaha ini di sinyalir merugikan masyarakat Yang menjadi Nasabah di PT.MAF& MCF Kepulauan Nias. Kata Suar Natal kepada awak media di Star Cafe pada hari ini.Sabtu,26/06/21) sore

 

 

 

 

 

 

Print Friendly, Pdf & Email