Jumlah Pasien Sembuh Dari Covid19 di Lutim Mencapai 4.000 orang

Reporter: Biro Luwu Timur Kategori: News, Peristiwa, Sulawesi Selatan
  • Bagikan
Jumlah Pasien Sembuh Dari Covid19 di Lutim Mencapai 4.000 orang

Luwu Timur- Jumlah pasien sembuh atau telah selesai menjalani isolasi karena terpapar covid19 di Kabupaten Luwu Timur kini mencapai 4.000 orang. Jumlah tersebut bertambah dari sebelumnya 3.997 orang.

Hal tersebut berdasarkan data yang terdapat di website covid19.luwutimurkab.go.id, Rabu (30/06/2021), sementara untuk total kasus konfirmasi terlihat juga meningkat menjadi 4.193 dari sebelumnya 4.177 kasus.

Juru Bicara Satgas Penanganan Covid19 Kabupaten Luwu Timur, Masdin, saat dikonfirmasi mengatakan, untuk hari ini jumlah kasus baru bertambah sebanyak 16 orang, sedangkan pasien sembuh juga bertambah 3 orang.

Ia merinci 3 pasien sembuh hari ini masing-masing berasal dari Kecamatan Nuha, Wasuponda dan Towuti. “Sedangkan untuk 16 kasus baru tersebar di Kecamatan Nuha 4, Kecamatan Wasuponda 4, Kecamatan Towuti 4, Kecamatan Tomoni 2 dan 2 kasus lagi masing-masing dari Kecamatan Malili dan Wotu,” tambahnya.

Dengan adanya penambahan kasus baru sebanyak 16 orang dan pasien sembuh 3 orang, lanjutnya, kini jumlah pasien yang terpapar virus corona sementara menjalani isolasi meningkat lagi menjadi 121 orang.

Untuk itu, ia tak bosan-bosannya mengajak masyarakat agar membantu Pemerintah dalam memutus mata rantai penyebaran covid19 dengan tidak mengendorkan protokol kesehatan ketika berada diluar rumah.

Berikut update lengkap perkembangan virus corona di Kab. Luwu Timur per tanggal 30 Juni 2021 :

1. Konfirmasi 4.193 (simtomatik 42, asimtomatik 79, sembuh/selesai isolasi 4.000, meninggal 72),

2. Probable 28 (probable 14, meninggal 14),

3. Suspek 1.976 (proses isolasi 116, discarded 1.855, meninggal 5),

4. Kontak Erat 8.566 (proses karantina 195, discarded 8.371). (ikp/kominfo)

Print Friendly, PDF & Email
Bagaimana Reaksi Anda?
Suka
0
Suka
Waww
0
Waww
Haha
0
Haha
Sedih
0
Sedih
Lelah
0
Lelah
Marah
0
Marah
  • Bagikan