Jatuh Tertimpa Tangga dan Digigit Anjing Gila, Begitulah Yang Dialami Korban

Jatuh Tertimpa Tangga Dan Digigit Anjing Gila, Begitulah Yang Dialami Korban

Bengkulu Liputan4.com – Miris, sungguh Malang nasib yang dialami lelaki paruh baya ini, bak jatuh Tertimpa Tangga kemudian digigit ajing gila pula

Entah mimpi apa Arpansi warga desa karang baru kecamatan Padang Ulak Tanding Rejang Lebong, Provinsi Bengkulu, sebelum nya ia diduga dianiaya oleh oknum aparat kemudian diperas”ya saya dianiaya, masalah ini saya sudah berdamai dengan pihat aparat ” kata Arpansi mengenang peristiwa itu.


Jatuh Tertimpa Tangga Dan Digigit Anjing Gila, Begitulah Yang Dialami Korban

Kepada awak media ini Arpansi menuturkan, bahwa tak kalah menyakitkan orang yang iya percayakan malah berbalik menyerang nya bahkan berusaha menyuap salah satu pendamping nya,

Mereka adalah Beni Irawan dan Soni Ahwan yang mengaku pengacara asal kota Curup Rejang lebong, singkatnya Arpasi memberikan kuasa khusus kepada mereka berdua untuk mengurusi kepentingan hukum terhadap dugaan penganiayaan yang sialami nya, saat itu mereka bilang masalah ini akan diselesaikan secepatnya. Kata Arpasi.

Tanpa pikir panjang Arpansi memberikan uang Rp.5.000.000, itupun atas permintaan mereka, namun apa hendak dikata, terhitung diberikan nya surat kuasa tanggal 19 November 2021 tidak ada upaya apapun dari pengacara tersebut, kemudian diketahuwi pada tanggal 03 Desember 2021 barulah mereka melayangkan surat klarivikasi kepada Polsek Linggau timur l itupun setelah berita nya terangkat di media. Ungkat Arpan.

Keterangan yang diperoleh dari mereka berdua tidak singkron, Beni pernah memberikan keterangan disalah satu media mengatakan: bila surat klarivikasi ini tidak ditanggapi maka ia akan menempuh jalur hukum,.

Namun lain halnya lagi dengan keterangan Soni, ia mengatakan kepada Arpan (pemberi kuasa) surat pertama diberi waktu 3 hari pada pihak Polsek, bila tidak dijawab maka akan dikirimi surat kedua dan seterus nya sampai pada surat yang ketiga.

“keterangan Beni dimedia online bila surat tidak ditanggapi akan ada upaya hukum, saya bingung keterangan mereka berdua tidak sama, Soni akan kirim surat sebanyak 3 kali pada Pihak Polsek yang lebih mengejutkan saya, ketika saya menanyakan prihal masalah ini dijawab nya saya tidak boleh banyak tanya karena kata Soni ini rahasia seorang adpokat” kata Arpan yang menirukan ucapan soni.

Hingga masalah ini selesai dengan jalan berdamai secara kekeluargaan dengan pihak Polsek tanggal 22 Desember 2021 Beni dan Soni tidak pernah lagi tampak batang hidung nya, ketika ditanya apakah pengacara tersebut akan dilaporkan secara hukum, sepontan Arpan menjawab” ya kenapa tidak, secepatnya akan saya laporkan, ini sudah aemacam penipuan yang sangat menyakitkan kata Arpan. (***)

Print Friendly, Pdf & Email