Jalin Tali Silaturahmi Melalui Anjangsana, Ini Harapan DPRD Kab HST Pada Kadispersip Kalsel

  • Bagikan
Jalin Tali Silaturahmi Melalui Anjangsana, Ini Harapan DPRD Kab HST Pada Kadispersip Kalsel
Jalin Tali Silaturahmi Melalui Anjangsana, Ini Harapan DPRD Kab HST Pada Kadispersip Kalsel
Kadispersip prov Kalsel Hj Dra Nurliani Dardie M.AP saat sesi poto bersama rombongan DPRD Kab HST (poto istimewa)

Liputan4.com, Banjarbaru-Depot arsip Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Kalimatan Selatan mendapat kunjungan dari komisi I DPRD Kabupaten Hulu Sungai Tengah, Jumat, (4/6)

Rombongan sebanyak 8 orang yang terdiri dari 1 orang wakil ketua DPRD, 1 orang ketua komisi I dan 6 orang anggota lainnya.

Selain itu rombongan juga di dampingi oleh 2 orang pelaksna sekretariat DPRD Kab HST, 1 orang kepala bidang kearsipan dan 2 orang pelaksana Dinas Perpustakaan Kab HST.

Kunjungan tersebut dihadiri langsung oleh Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Kalimatan Hj Dra Nurliani Dardie M.AP, beserta beberapa pejabat di lingkungan Dispersip Palnam.

Acara ini berlangsung di ruang rapat depot arsip Dispersip prov Kalsel di banjarbaru yang berlokasi di komplek kantor walikota banjarbaru.

Taufik Rahman Wakil Ketua DPRD Kab HST mengatakan, maksud dari kunjungan ini adalah untuk melakukan konsultasi berkenaan dengan tata kelola Kearsipan dalam rangka pengayaan wawasan dan informasi serta gambaran terkait hal tersebut.

Beberapa penyampaian dari perwakilan rombongan tersebut antara lain bahwa sangat minimnya anggaran dan sumber daya manusia dalam rangka kegiatan kearsipan di dinas perpustakaan Kab HST. Mereka juga mengharapkan agar SDM mereka sering mendapatkan diklat/Bimtek dari dinas perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Kalimatan Selatan.

Taufik menambahkan, sehubungan bencana banjir yang melanda wilayah kalsel beberapa bulan yang lalu, dimana Kab HST termasuk yang terparah terkena dampak musibah tersebut, yang mana sebagian instansi pemerintah ikut terendam yang menyebabkan banyak arsip yang rusak, hal ini tentu sangat berpengaruh buruk terhadap kinerja pemerintah Kab HST, yang mana sebelumnya mereka mendapatkan WTP (wajar tanpa pengecualian) berubah menjadi WDP (wajar dengan pengecualian) yang antara lain karena bukti-bukti kerja mereka banyak yang hilang, beber taufik.

Dalam hal ini mereka sangat memerlukan pengetahuan mengenai teknis pengeloalaan kearsipan yang baik agar hal tersebut tidak terulang lagi, pungkas taufik.

Pada kesempatan ini kadispersip prov kalsel Hj Dra Nurliani Dardie M.AP biasa disapa Bunda Nunung, begitu antusias memberikan tanggapannya mengenai strategi dan langkah kongkrit yang sudah dilakukan baik untuk kegiatan perpustakaan maupun kegiatan kearsipan.

Hal ini terbukti dengan prestasi yang sudah dicapai melalui Kepempinan beliau, (Hj Dra Nurliani Dardie M.AP), yaitu dengan membawa kalsel mendapat indeks pembangunan literasi tertinggi di Indonesia tahun 2020 dan hasil pengawasan Kearsipan yang terus meningkat yang pada 2020 mendapat nilai sangat memuaskan dari Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI).

“Saya sebagai Kepala LKD (Lembaga Kearsipan Daerah) Kalsel dan juga sebagai pembina LKD Kabupaten/Kota tentu menyambut baik dan memberi apresiasi kepada DPRD dan Dispersip Kab HST atas perhatiannya terhadap perbaikan pengelolaan kearsipan di HST. Karena sudah seharusnya demikian mengingat pengelolaan kearsipan masuk dalam salah satu kriteria penilaian SAKIP, apalagi baik buruknya pengelolaan kearsipan suatu daerah turut menentukan terhadap penilaian SAKIP,” pungkas Bunda Nunung.

Bagaimana Reaksi Anda?
Suka
1
Suka
Waww
0
Waww
Haha
0
Haha
Sedih
0
Sedih
Lelah
0
Lelah
Marah
0
Marah
  • Bagikan
LIPUTAN4.COM Kami ingin menunjukkan kepada Anda pemberitahuan untuk berita dan pembaruan terbaru.
Dismiss
Allow Notifications