Isu Kehadiran Khilafatul Muslimin Di Indonesia,Ini Tanggapan Misbahuddin Nur Demisioner ketua Himpunan Mahasiswa Islam Butta Salewangan Maros

Isu Kehadiran Khilafatul Muslimin Di Indonesia,Ini Tanggapan Misbahuddin Nur Demisioner Ketua Himpunan Mahasiswa Islam Butta Salewangan Maros

Liputan4.Com Maros – Isu negara Islam belakangan menyeruak kembali ke permukaan, Salah satunya dengan Kehadiran Khilafatul Muslimin di Indonesia mengundang attensi publik. Bagaimana tidak Khilafatul Muslimin dengan mengusung Ideologi khilafah. Dan didirikan oleh Abdul Kadir Baraja yang secara history pernah ditahan karena melakukan teror warman dan terlibat kasus bom di Jawa Timur dan Borobudur.

Melihat benih-benih penyebaran atau pendirian daripada khilafah Muslimin ini yang seolah berupaya menyebar ke nusanatara, yang pada dasarnya konsep organisasi khilafah dan bertentangan di Pancasila ditolak keras oleh pemerintah, harus juga di filterisasi oleh masyarakat, sebab Indonesia dengan dasar Pancasila adalah keutuhan dan menjaga kebhinekaan. Maka ideologi oleh organisasi yang berkedok apapun tentu pula harus ditolak.


Dijawa perkembangan daripada khilafah yang pernah malakukan konvoi dengan membawa atribut khilafah dan menjadi perhatian Densus 88 anti teror Polri, dan disinyalir di Sulawesi Selatan telah masuk menyebar juga di Kabupaten Maros disalah Satu desa di Kecamatan Camba. Membuat masyarakat kabupaten Maros risih dan menuai komentar.

Salah satunya Misbahuddin Nur tokoh Pemuda yang juga Demisioner ketua Himpunan Mahasiswa Islam Butta Salewangan Maros yang berkata bahwa organisasi atau apapun yang bersistem khilafah dan bertentangan sistem negara Indonesia harus ditolak

“Ini demi menjaga keutuhan bangsa dan negara kita. Pemerintah harus bergerak cepat dan bertanggung jawab pula menuntaskannya, serta masyarakat harus demikian ikut terlibat dan sadar berperan menjaga sistem kenegaraan kita.”Pangkasnya 

Islam Rahmatan lil’alamin yang kehadirannya di tengah kehidu­pan masyarakat mampu mewujudkan kedamaian dan kasih sayang bagi manusia maupun alam. Dan Negara Indonesia telah menjabarkannya dalam pemaknaan dasar Negara yaitu Pancasila dan ideologi apapun yang tidak senada maka ssbagai masyarakat Indonesia harus menolak Ideologi tersebut, tutupnya.

Print Friendly, Pdf & Email