Inkonsitensi Kades ‘Disambut’ Para Netizen, Shem Fatamorgana : Saya Siap ‘Diberhentikan’

  • Bagikan
Inkonsitensi Kades 'Disambut' Para Netizen, Shem Fatamorgana : Saya Siap 'Diberhentikan'

Meranti, Liputan4.com – Pembatalan Perencanaan Proses Marketing Produk Nelayan Desa Ketapang Permai Kecamatan Pulau Merbau Ke 34 Provinsi menuai Pro – Kontra di tengah masyarakat, tak terkecuali para Netizen yang turut memberikan komentar atas Polemik tersebut ketika beredar di media sosial.

Dari unggahan yang tersebar pada hari Kamis 01 April 2021 melalui Liputan4.com itu, KPMD Ketapang Permai Shem Fatamorgana menyebut bahwa ia ditugaskan menangani hal terkait berdasarkan hak dan wewenang atas jabatan yang telah Satu tahun diembannya.

“Dari banyaknya poin tugas KPMD, Dua diantaranya adalah berperan menggagas sektor ekonomi dan turut merealisasikan Keterbukaan Informasi Publik berbasis media”, ujar Shem Fatamorgana.

Namun, atas ungkapannya yang kemudian mengkritisi Inkonsistensi Kepala Desa, ia pun sontak menerima banyak pertanyaan atas persoalan SK nya sendiri dikeluarkan oleh Pemerintah Desa yang tentunya tindakan yang ia lakukan akan berbuah resiko.

“Saya hanya mengatakan bahwa Kepala Desa tidak Konsisten dan tidak Koperatif bertindak demi perbaikan ekonomi masyarakat. Namun bila kritisi ini dianggap kesalahan besar yang berujung pada kehilangan peran, maka dengan tegas saya sampaikan, saya siap diberhentikan sebagai KPMD”, tutur pemilik nama lengkap Samsir Ibrahim itu.

Di dunia maya, spekulasi para netizen pun ikut meramaikan, diantaranya melalui akun Facebook atas nama”Syamsuar” yang memberikan komentar. Baginya tugas seorang Kepala Desa bukan serta – merta hanya menceritakan kondisi, tapi memberikan solusi atas persoalan masyarakat.

“Untuk mengangkat produk yg merupakan kearifan lokal, tentu seiring dengan usaha, tidak mungkin hanya dengan ucapan ” duit tak ada”. Apa pemdes tidak bisa mengupayakan, agar pemasaran barang tersebut bisa terlaksana?”, tulis Syamsuar.

Akun Facebook atas nama Iskandar juga memberikan komentar bernada sama. Menurutnya Desa Ketapang Permai memiliki Sumber Daya Alam yang melimpah, dan persoalan kecil seperti itu harusnya bisa diatasi.

“Jika hal kecil sebegini saja Kepala Desa sudah tidak sanggup, gimana kalau hasil SDA di Desa tersebut melimpah,? sudah jelas tidak bisa di olah dan diberdayakan…”, ungkap Iskandar melalui tulisannya .

Print Friendly, PDF & Email
Bagaimana Reaksi Anda?
Suka
0
Suka
Waww
0
Waww
Haha
0
Haha
Sedih
0
Sedih
Lelah
0
Lelah
Marah
1
Marah
  • Bagikan

Channel Liputan4 TV – Live News

TOL CHIKARANG DAN PELABUHAN MERAK DI TUTUP

10
1
0

Dandim 1710/Mimika Berharap Masyarakat Ikut Wujudkan Kamtibmas Sambut PON XX Papua

11
1
0

Walikota Ngamuk Dalam Mall

72
1
0

Teknik Pengambilan video Liputan4

27
3
0