Ini Harapan Ketua Nasyiatul Aisyiyah Jeneponto Untuk 8 Anggota DRPD Jeneponto Keterwakilan Perempuan

JENEPONTO–Anggota DPRD Kabupaten Jeneponto periode 2019-2024 dilantik hari ini. Ada 40 anggota Dewan yang dilantik.

Pelantikan digelar di gedung DPRD Kabupaten Jeneponto, Selasa (27/8/2019). Para anggota DPRD Kabupaten Jeneponto diambil sumpah jabatan janji anggota dan menandatangani sumpah integritas.

Dari 40 anggota DPRD Jeneponto yang dilantik, terdapat 8 orang diantaranya adalah perempuan. Keterwakilan perempuan anggota DPRD Kabupaten Jeneponto periode 2019-2024 hanya sebanyak 20 persen dari kuota 40 kursi lembaga legislatif yang tersedia.

Salah satu organisasi Putri Muhammadiyah yaitu PD Nasyiyatul Aisyiyah Jeneponto menaruh harapan besar adanya keterwakilan 8 perempuan anggota DPRD Jeneponto yang baru-baru dilantik, diharapkan dapat menjadi corong terkait berbagai masalah perempuan di jeneponto.

“Kami berharap adanya 20 persen keterwakilan perempuan di dewan diharapkan dapat menjadi corong dan mau memperjuangkan berbagai kebijakan untuk mengembangan dan perlindungan perempuan” ujar Syahridha Ketua Nasyiyatul Aisyiyah Jeneponto

Syahridha mengatakan kondisi perempuan di Indonesia masih mengalami banyak ketimpangan. kondisi perempuan dan anak masih memprihatinkan. “Masih banyak sekali momok masalah perempuan di Indonesia. Mulai dari angka kematian ibu, perkawinan anak, kekerasan pada perempuan, pendidikan dan keterampilan perempuan.

“Banyak perempuan yang tidak memiliki keterampilan sehingga membuat mereka hanya menjadi ibu rumah tangga, sedangkan mereka bisa dan memiliki kapasitas lebih dari seorang IRT. Kurangnya keterampilan kaum perempuan kata dia, mengakibatkan sulitnya perekonomian keluarga, karena pendapatan keluarga hanya berasal dari suami.

“Oleh karena itu, keluarga menjadi pra-sejahtera, sulitnya ekonomi mengakibatkan kekerasan dalam rumah tangga, sehingga hal ini yang membuat derajat wanita menjadi rendah,” ujar syahridha yang juga mahasiswa S3 Ilmu Kedokteran Unhas

Dengan adanya keterwakilan perempuan yang kapabel di legislatif jeneponto, diharapkan mampu memperjuangkan kebutuhan dasar perempuan sehingga meningkatkan kualitas yang berdampak kepada peningkatan kesejahteraan. Tutup syahridha

Leave a Reply